BENGKULU SELATAN — Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajuddin secara langsung mengajak generasi muda di wilayahnya untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan kuliah gratis melalui Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026. Program yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) ini menyediakan 5.000 kuota penerima beasiswa untuk jenjang vokasi hingga sarjana (S1).
Beasiswa ini tidak hanya untuk anak pekebun sawit. Sasaran penerima diperluas hingga mencakup karyawan perkebunan, buruh pabrik kelapa sawit, sopir angkutan sawit, hingga pengurus kelembagaan pekebun. ASN dan penyuluh yang bertugas di bidang perkebunan juga memenuhi syarat.
“Saya mengajak seluruh putra-putri Bengkulu Selatan yang berasal dari keluarga petani sawit, buruh perkebunan sawit, karyawan pabrik kelapa sawit, hingga anak sopir angkutan sawit untuk memanfaatkan kesempatan emas ini,” ujar Rifai, Senin (8/6/2026).
Penerima beasiswa akan mendapatkan pembiayaan penuh Uang Kuliah Tunggal (UKT), uang saku bulanan, bantuan pembelian buku, serta biaya sertifikasi kompetensi. Program ini juga mencakup biaya magang di industri, bantuan transportasi, hingga biaya wisuda.
Rifai menegaskan program ini merupakan bentuk keberpihakan negara terhadap keluarga yang selama ini menjadi tulang punggung industri sawit nasional. Ia berharap beasiswa ini mencetak SDM unggul yang siap memperkuat perkebunan sawit dari hulu ke hilir.
Calon peserta wajib merupakan lulusan SMA/SMK/sederajat dengan batas usia maksimal 23 tahun. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Program Beasiswa SDM Sawit milik BPDP.
Pemkab Bengkulu Selatan menaruh harapan besar pada program ini. Dengan adanya beasiswa ini, diharapkan semakin banyak putra-putri daerah yang mengenyam pendidikan tinggi dan nantinya kembali membangun perkebunan serta kemajuan Bengkulu Selatan.