BENGKULU — Kepemimpinan baru di tubuh Bank Bengkulu resmi ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar hari ini. Iswahyudi dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Utama, sementara posisi Komisaris Independen diisi oleh Aprikie Putra Wijaya.
Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, yang hadir mewakili pemerintah daerah sebagai pemegang saham, menyebut proses pemilihan berlangsung lancar dan menghasilkan keputusan bersama. “Alhamdulillah, hasil RUPS telah menetapkan Bapak Iswahyudi sebagai Direktur Utama dan Bapak Aprikie Putra Wijaya sebagai Komisaris Independen,” ujarnya.
Abdul Hamid menekankan bahwa Bank Bengkulu memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Bengkulu. Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa perubahan positif, terutama dari sisi kinerja dan pelayanan.
“Kami berharap Bank Bengkulu di bawah kepemimpinan Bapak Iswahyudi dapat terus tumbuh dan berkembang. Dengan program kerja yang terukur serta strategi yang tepat, Bank Bengkulu diharapkan semakin maju dan menjadi kebanggaan masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Abdul Hamid, tantangan sektor perbankan saat ini menuntut inovasi dan strategi yang tepat agar bank daerah mampu bersaing. Sinergi antara direksi dan komisaris dinilai sangat diperlukan untuk mewujudkan visi pengembangan perusahaan.
Pemerintah Kabupaten Kaur, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap upaya penguatan Bank Bengkulu. Harapannya, bank daerah ini mampu memperluas layanan kepada masyarakat dan berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan di seluruh wilayah Bengkulu.
Keputusan yang diambil dalam RUPS merupakan hasil musyawarah seluruh pemegang saham. Abdul Hamid menyebut bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan amanah yang diberikan oleh Bupati Kaur untuk mendampingi dan mengikuti seluruh rangkaian acara.