SBS Bidik Rekor Penonton di Laga Hidup Mati Australia vs Paraguay, Warisan 40 Tahun Siaran Piala Dunia

Penulis: Saiful  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 02:11:32 WIB
SBS menargetkan rekor penonton baru dalam laga hidup mati Australia vs Paraguay di Piala Dunia.

BENGKULU — Bukan hanya Timnas Australia (Socceroos) yang punya misi besar di laga melawan Paraguay, Kamis (16/6) siang WIB. Bagi SBS, stasiun televisi yang telah setia menyiarkan Piala Dunia selama 40 tahun, laga ini adalah momen bersejarah yang bisa menghentikan Australia.

Direktur Olahraga SBS, Ken Shipp, yakin pertandingan dengan kick-off pukul 12.00 waktu setempat ini akan mencatatkan rekor audiens baru untuk kanalnya. “Sangat mungkin pertandingan ini akan memiliki jumlah penonton terbesar yang pernah ada untuk siaran Piala Dunia SBS,” ujar Shipp, seperti dikutip dari laporan SBS.

Warisan Les Murray dan Johnny Warren

Shipp, yang telah terlibat dalam sembilan edisi Piala Dunia, menyebut pencapaian ini adalah buah dari kerja keras para pionir. “Pionir siaran sepak bola kami, Les Murray dan Johnny Warren, sangat percaya bahwa kami bisa mencapai titik ini dan mereka akan tersenyum dari atas sana,” kata Shipp, mengenang perjalanan panjang dari San Francisco, kota yang sama saat ia, Murray, dan Warren bertugas di Piala Dunia 1994.

“Saya berharap pertandingan ini bisa menghentikan Australia. Jika itu terjadi, itu adalah hasil dari 40 tahun kerja keras yang berdedikasi di SBS,” tambahnya.

Daya Tarik Generasi Emas Baru dan Jam Tayang Prima

Antusiasme publik Australia terhadap Socceroos memang sedang memuncak. Kemenangan dramatis atas Turki dua pekan lalu yang ditonton lebih dari 3 juta orang menjadi katalis. Konsultan penyiaran Jon Marquard menilai tim saat ini adalah yang terbaik sejak “Generasi Emas 2006”.

“Kemenangan di laga pertama benar-benar mengangkat kami,” ujar Marquard. Faktor lain adalah waktu tayang yang ideal di Australia, berbeda dengan jadwal dini hari yang biasa terjadi di Piala Dunia sebelumnya.

SBS mencatat, waktu yang dihabiskan pengguna untuk menonton konten Piala Dunia di media sosial mereka sudah dua kali lipat dari target awal. Inovasi seperti menayangkan 10 menit awal pertandingan langsung di TikTok juga dilakukan untuk menjaring pemirsa muda.

Wajah Baru di Layar Kaca

Untuk edisi 2026 ini, SBS mempercayakan peran pembawa acara kepada presenter muda Niav Owens dan Claudio Fabiano. Mereka didukung jajaran komentator yang mencerminkan Australia modern, seperti Harry Kewell, Lydia Williams, Tommy Oar, Andrew Redmayne, hingga mantan bintang Ghana, Kevin-Prince Boateng.

“Kami ingin tim penyiar kami mewakili dan mencerminkan Australia modern serta dunia sepak bola,” jelas Shipp.

Jika Socceroos berhasil mengalahkan Paraguay dan lolos ke babak 16 besar untuk ketiga kalinya, bukan tidak mungkin nyanyian “S-B-S” akan kembali terdengar di jalan-jalan Australia, seperti yang terjadi di Vancouver sebelum laga melawan Turki. “Itu luar biasa bagi tim kami,” kata Shipp. “Merasakan bahwa para penggemar benar-benar menghargai apa yang telah dilakukan SBS untuk mempopulerkan sepak bola di Australia selama 40 tahun.”

Reporter: Saiful
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top