BENGKULU UTARA — Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara memperkenalkan aplikasi digital terbaru untuk mengintegrasikan dokumen perizinan lingkungan. Aplikasi bernama SILHARA ini diresmikan langsung oleh Sekretaris Daerah H. Fitriansyah di Ruang Command Center Pemkab pada Selasa pagi.
Aplikasi ini mengusung slogan “Informasi Akurat, Lingkungan Hebat, Bengkulu Utara Maju dan Berkelanjutan.” SILHARA dirancang untuk menyatukan seluruh dokumen perizinan lingkungan ke dalam satu platform digital yang saling terkoneksi.
Melalui aplikasi ini, pemohon dapat mengurus dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL), hingga hasil uji laboratorium air permukaan, limbah, dan kualitas udara. Semua data tersimpan terpusat dan bisa dipantau secara real time oleh Dinas Lingkungan Hidup setempat.
Sekda Fitriansyah menegaskan target percepatan layanan melalui SILHARA. Semua proses perizinan lingkungan ditargetkan selesai maksimal dalam 2x24 jam setelah berkas masuk, dengan catatan persyaratan administrasi dan teknis terpenuhi.
“Kita berharap semua dokumen terkait perizinan lingkungan bisa dipenuhi melalui satu aplikasi yang saling terkoneksi. Target 2x24 jam ini untuk mendorong efisiensi dan transparansi layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Fitriansyah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkulu Utara menjelaskan SILHARA juga dilengkapi fitur notifikasi. Pemohon bisa mengikuti status pengajuan, menerima masukan perbaikan berkas, hingga undangan pemeriksaan lapangan secara langsung melalui aplikasi.
Sistem ini dikembangkan untuk memperkecil peluang penyimpangan administratif dan mempercepat pengambilan keputusan teknis di lapangan.
Sosialisasi aplikasi ditujukan kepada berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha, lembaga pemerintahan, dan perwakilan masyarakat. Acara tidak hanya menampilkan presentasi teknis, tetapi juga simulasi pengajuan dokumen melalui aplikasi dan sesi tanya jawab untuk mengidentifikasi kendala operasional.
Pemkab Bengkulu Utara berencana mengadakan pelatihan lanjutan bagi petugas teknis dan lokakarya bagi pelaku usaha. Harapannya, adaptasi terhadap sistem baru berjalan lancar dan kualitas pengelolaan lingkungan hidup di Bengkulu Utara meningkat secara signifikan.