ARGA MAKMUR — Lantunan shalawat dan ayat suci Al-Qur’an menggema di bawah tenda megah bernuansa merah putih yang berdiri di halaman balai daerah. Ribuan warga, tokoh agama, alim ulama, serta unsur Forkopimda duduk rapi mengikuti setiap rangkaian acara sejak pagi hari.
Dalam tausiyahnya, Habib Ahmad Al Habsyi menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga. Ia menekankan bahwa persatuan menjadi modal utama dalam membangun daerah. Doa pun dipanjatkan agar Bengkulu Utara senantiasa diberikan kemajuan, kesejahteraan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakatnya.
Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, yang hadir langsung dalam acara tersebut menyebut kegiatan ini sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan daerah selama 67 tahun. Menurutnya, peringatan hari jadi tidak hanya dimaknai sebagai seremonial belaka.
“Peringatan HUT ke-67 ini tidak hanya dimaknai sebagai seremonial, tetapi juga momen untuk memperkuat iman, takwa, dan kebersamaan. Kami berharap melalui selawatan ini, semangat kebaikan dan persaudaraan semakin tumbuh di tengah masyarakat, seiring langkah kita memajukan Bengkulu Utara yang lebih baik,” ujar Bupati.
Bupati Arie menambahkan, dukungan penuh pemerintah daerah terhadap acara selawatan ini merupakan bagian dari komitmen membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak mulia. Ia juga menyebut bahwa nilai-nilai kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan seperti ini sangat penting untuk dijaga.
Ribuan hadirin tampak khusyuk mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Suasana damai dan penuh keberkahan menyelimuti lokasi kegiatan, menjadikan momen ini sebagai salah satu penanda semarak perayaan hari jadi kabupaten yang ke-67. Acara yang disponsori oleh Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Utara itu berjalan lancar dan tertib.