Tradisi Sedekah Bumi Desa Tangsi Duren di Kepahiang Digelar Meriah, Wayang Kulit Semalam Suntuk Jadi Puncak Acara

Penulis: Fajar  •  Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:41:01 WIB
Warga Desa Tangsi Duren mengelilingi desa membawa sesajen dalam prosesi Sedekah Bumi.

KEPAHIANG — Prosesi adat membawa sesajen mengelilingi desa menjadi pembuka rangkaian Sedekah Bumi di Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Sabtu (4/7/2026) malam. Ritual yang telah diwariskan secara turun-temurun itu merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas limpahan hasil bumi dan rezeki yang diperoleh selama setahun.

Wayang Kulit Jadi Magnet Warga

Pagelaran wayang kulit bertajuk “Tumurune Wahyu Ponco Darmo” yang dibawakan oleh dalang Ki Warsono Somokatan menjadi puncak acara. Pertunjukan berlangsung semalam suntuk dan mendapat antusiasme tinggi dari warga yang memadati lokasi.

Selain Wakil Bupati Kepahiang, hadir pula Camat Kabawetan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, anggota PMD, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat setempat.

Makna di Balik Tradisi Tahunan

Kepala Desa Tangsi Duren, Komari Yusup, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. “Melalui kegiatan ini kami berharap tradisi budaya tetap terjaga dan menjadi warisan bagi generasi muda, sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat Desa Tangsi Duren,” ujarnya.

Menurutnya, Sedekah Bumi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga yang sudah jarang bertemu karena kesibukan sehari-hari.

Suasana Aman dan Penuh Kebersamaan

Sepanjang acara berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman, tertib, dan penuh kehangatan. Warga dari berbagai kalangan usia tampak antusias mengikuti setiap rangkaian prosesi, mulai dari kirab sesajen hingga pertunjukan wayang.

Kegiatan Sedekah Bumi di Desa Tangsi Duren menjadi salah satu agenda budaya tahunan yang paling dinanti di Kecamatan Kabawetan. Tradisi ini dinilai efektif menjaga nilai-nilai kearifan lokal di tengah arus modernisasi.

Reporter: Fajar
Sumber: narasiberita.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top