REJANG LEBONG — Sebanyak tiga sektor utama akan menjadi andalan Kabupaten Rejang Lebong dalam Gebyar Semarak Merah Putih yang akan digelar selama 10 hari penuh pada Agustus 2026 mendatang. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong Riki Irawan menyatakan bahwa pihaknya telah siap menindaklanjuti koordinasi dengan Plt Bupati Rejang Lebong terkait lokasi pelaksanaan kegiatan.
"Pemkab Rejang Lebong menyambut baik sekaligus siap mendukung pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih Pemprov Bengkulu tersebut, di mana salah satu lokasi kegiatannya berada di Kabupaten Rejang Lebong," kata Riki Irawan di Rejang Lebong, Rabu.
Pemkab Rejang Lebong akan memaksimalkan tiga sektor utama untuk menjadi daya tarik selama penyelenggaraan acara. Pertama, sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat. Kedua, sektor pariwisata yang selama ini menjadi andalan kunjungan wisatawan. Ketiga, sektor ekonomi kreatif yang melibatkan pelaku UMKM lokal.
"Kami mewakili Pemkab Rejang Lebong menyambut dengan senang hati kegiatan ini. Rejang Lebong siap, termasuk lokasi pelaksanaan akan kami siapkan. Sebagai tindak lanjut, kami akan segera berkoordinasi dengan Plt Bupati Rejang Lebong," ujar Riki.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menjelaskan bahwa Gebyar Semarak Merah Putih merupakan program kolaborasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota. Tujuan utamanya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dan pelestarian budaya.
Dalam skema kegiatan tersebut, setiap kabupaten dan kota diberi keleluasaan menyusun agenda unggulan sesuai potensi masing-masing. Harapannya, agenda ini bisa berkembang menjadi daya tarik wisata tahunan, seperti halnya Festival Tabut yang sudah dikenal luas di Kota Bengkulu.
Rangkaian Gebyar Semarak Merah Putih direncanakan berlangsung selama sepuluh hari dengan agenda berbeda setiap harinya. Selain menampilkan potensi daerah, panitia juga akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional untuk memeriahkan kegiatan tersebut.
Pemkab Rejang Lebong sendiri masih akan menyiapkan detail lokasi pelaksanaan serta agenda spesifik yang akan ditampilkan. Koordinasi dengan Plt Bupati Rejang Lebong menjadi langkah selanjutnya untuk mematangkan persiapan menjelang Agustus 2026.