BENGKULU — Suasana Pelabuhan Cirebon berubah total pada Sabtu malam. Area yang biasa dipenuhi aktivitas bongkar muat peti kemas itu disulap menjadi lintasan lari sejauh 5 kilometer. Ribuan peserta dari berbagai kalangan memadati titik start, menciptakan keramaian yang jarang terlihat di kawasan ini.
General Manager Pelindo Regional 2 Cirebon, Darwis, mengatakan kegiatan ini sengaja dirancang untuk mendekatkan pelabuhan dengan warga. "Port Night Run yang dilaksanakan di Pelabuhan Cirebon ini merupakan bagian dari rangkaian ulang tahun Kota Cirebon yang ke 599," ujarnya saat memberikan sambutan.
Minat masyarakat terhadap acara ini cukup tinggi. Kuota 1.700 peserta habis terdaftar jauh-jauh hari. Panitia menyiapkan berbagai hadiah, dengan grand prize satu unit sepeda listrik yang menjadi incaran peserta.
Tak hanya lari, Pelindo Regional 2 juga membuka ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner melalui bazar yang digelar selama dua hari, 11 hingga 12 Juli 2026. Langkah ini memberi kesempatan bagi pedagang lokal untuk menjaring pengunjung yang datang ke pelabuhan.
Darwis berharap kegiatan serupa bisa digelar lagi di masa depan. "Mudah-mudahan, next next next, bisa ada event yang lebih besar yang diadakan di Pelabuhan Cirebon," tambahnya.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, memberikan apresiasi atas inisiatif Pelindo. Ia menilai acara ini memberi pengalaman baru bagi warga untuk mengenal pelabuhan dari dekat.
"Memberikan ruang ke masyarakat Kita Cirebon untuk melihat Pelabuhan Cirebon. Dan Insya Allah, nanti kedepan juga Pelabuhan Cirebon juga semakin maju, semakin berkembang, tentunya untuk warga Kota Cirebon," kata Edo.
Kehadiran 1.700 peserta di area pelabuhan malam itu menjadi bukti bahwa ruang publik yang selama ini identik dengan kegiatan logistik bisa diubah menjadi lokasi rekreasi yang diminati banyak orang. Pelindo Regional 2 Cirebon pun berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang melibatkan masyarakat di masa mendatang.