PURWAKARTA — Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman memastikan langsung kesiapan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) pascalibur sekolah. Ia meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciseureuh 8 serta implementasi program di SD Negeri 3 Ciseureuh, Purwakarta, Senin.
"Mari kita jadikan masa pengenalan lingkungan sekolah ini sebagai pengalaman yang ramah anak, sehingga sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, menyenangkan, sekaligus membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter," kata Dudung di sela-sela peninjauan.
Dalam kunjungan tersebut, Dudung tidak hanya menyapa para siswa dan guru. Ia memonitor secara detail setiap alur kerja operasional SPPG yang baru kembali aktif setelah libur sebulan penuh.
"Saya memonitor langsung bagaimana proses di SPPG yang kembali aktif setelah libur satu bulan penuh, apakah berjalan sesuai dengan standar, mulai dari produksi makanan, kualitas makanan, dan keamanan pangan, distribusi, hingga makanan diterima tepat pada waktunya," ujarnya.
Kepala Staf Kepresidenan juga berdialog dengan sejumlah pihak terkait, mulai dari pengelola SPPG, kepala sekolah, guru, hingga anak-anak yang menjadi penerima manfaat program. Ia mendengar langsung keluhan dan harapan mereka soal kualitas makanan yang disajikan.
"Kami berdialog dengan pihak SPPG, kepala sekolah, guru, dan terutama anak-anak yang penerima manfaat, dan kami mendengar langsung bagaimana kualitas makanan yang ingin mereka terima, dan menu yang disajikan, serta manfaat yang mulai mereka rasakan dalam proses mendukung belajar. Masukan dari penerima manfaat menjadi bagian penting dari evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas program Makan Bergizi Gratis," jelas Dudung.
Menurut Dudung, program MBG kini tengah memasuki fase penguatan tata kelola. Hal ini merujuk pada Surat Edaran Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 12 Tahun 2026 yang telah mengambil langkah strategis bersama berbagai pihak untuk merealisasikan arahan Presiden.
“Arahan Bapak Presiden sangat jelas, program harus terus berjalan, manfaatnya harus semakin dirasakan masyarakat, dan kualitas pelaksananya juga harus ditingkatkan. Untuk itu, KSP berperan aktif dalam pengawalan agar seluruh perbaikan benar-benar terlaksana di lapangan,” tegasnya.
Selain meninjau MBG, Dudung juga memantau pelaksanaan program prioritas lainnya di SDN 3 Ciseureuh, yakni renovasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran menggunakan Papan Interaktif Digital. Ia mencatat masih ada bangunan lama yang memerlukan perbaikan lebih lanjut.
"Kami juga memastikan bangunan lama yang masih tersisa, tapi sudah diusulkan, mudah-mudahan di tahun ini bisa ada dukungan dari pemerintah untuk renovasi," katanya.