BOJONEGORO — Sebanyak Rp4,74 miliar dari total anggaran tersebut digelontorkan untuk pembangunan fisik. Mulai dari pembukaan jalan, drainase, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), fasilitas pendidikan, hingga sumur bor dan sarana umum lainnya.
Sisanya, Rp537 juta, dialokasikan untuk kegiatan nonfisik. Dana itu dipakai untuk penyuluhan, peningkatan kapasitas masyarakat, ketahanan pangan, kesehatan lingkungan, dan pengembangan usaha produktif warga.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menjelaskan bahwa Desa Kesongo memiliki karakteristik unik. Wilayahnya didominasi kawasan hutan dengan jarak antardusun yang masih cukup jauh.
“Kami ingin membangun konektivitas karena jarak antarwilayah masih cukup jauh. Di sisi lain, wilayahnya luas tetapi jumlah penduduknya sedikit, sehingga diperlukan sinergi, kolaborasi, dan kerja sama dari semua pihak,” ujar Setyo Wahono saat membuka program, Rabu (15/7/2026).
Program TMMD ke-129 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Bupati menegaskan, program ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa.
“Hari ini kami memulai kegiatan TMMD sebagai bentuk kemanunggalan dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan TNI. Sasaran utamanya adalah membangun kawasan pedesaan menjadi lebih sejahtera,” kata Setyo Wahono.
Ia juga berpesan kepada personel Satgas TMMD agar menghormati adat istiadat setempat. “Jadikanlah TNI sebagai saudara dan keluarga sendiri selama kegiatan TMMD berlangsung,” pesannya.
Selain infrastruktur, program ini menargetkan percepatan pembangunan desa, penguatan gotong royong, serta penurunan angka kemiskinan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Komandan Kodim 0813 Bojonegoro sekaligus Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, mengapresiasi dukungan Pemkab. “Alhamdulillah pada pagi hari ini kita telah melaksanakan upacara pembukaan TMMD ke-129. TMMD ini merupakan wujud sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Dedy berharap seluruh sasaran, baik fisik maupun nonfisik, bisa rampung tepat waktu dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Desa Kesongo. Ia juga mengajak masyarakat ikut terlibat aktif dalam setiap kegiatan. (**)