Pelatih Argentina Lionel Scaloni Akui Spanyol Lebih Baik Usai Kalah di Final Piala Dunia 2026

Penulis: Fajar  •  Senin, 20 Juli 2026 | 13:28:31 WIB
Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengakui keunggulan Spanyol setelah timnya kalah 0-1 di final Piala Dunia 2026.

NEW JERSEY — Scaloni tidak mencari-cari alasan di balik kekalahan timnya. Ia menyebut Spanyol layak menang setelah tampil lebih dominan sepanjang laga final yang berlangsung ketat hingga babak perpanjangan waktu.

"Mereka (Spanyol) lebih baik, itu adalah kenyataannya," ujar Scaloni dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari laman resmi FIFA, Senin (20/7).

Gol di Menit 106 dan Kartu Merah Enzo Fernandez

Gol semata wayang Spanyol dicetak oleh Ferran Torres pada menit ke-106, memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang Argentina. Skor tipis 0-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Kesulitan Argentina bertambah sejak akhir babak kedua. Gelandang Enzo Fernandez harus menerima kartu merah setelah mendapat akumulasi dua kartu kuning. Situasi 10 pemain kontra 11 membuat Argentina semakin tertekan.

Scaloni: Kami Tahu Cara Menerima Kekalahan

Meskipun kecewa, Scaloni menegaskan timnya tidak akan larut dalam kesedihan. Ia justru bangga dengan perjuangan anak asuhnya yang mampu kembali ke partai puncak Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada mereka karena telah membawa kami kembali ke final Piala Dunia dan berjuang hingga akhir," jelas Scaloni.

Pelatih berusia 47 tahun itu menekankan pentingnya sportivitas dalam menang dan kalah. "Kami bersikap hebat saat meraih kemenangan, dan kami juga harus bersikap hebat saat menelan kekalahan. Hari ini kami menunjukkan bahwa kami tahu caranya menerima kekalahan," ungkapnya.

"Kami kalah dalam pertandingan ini dan kami mengakuinya. Namun, hal itu tidak berarti kami akan berhenti mengenang segala upaya yang telah kami lakukan untuk sampai di titik ini," tutup Scaloni.

Reporter: Fajar
Sumber: bengkulu.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top