BENGKULU — Kitcast, penyedia platform digital signage, merilis laporan State of Digital Signage 2026 yang menganalisis data telemetri dari 1.000 unit Apple TV dan 250 perangkat Android selama 12 bulan. Temuannya menunjukkan bahwa pilihan hardware murah justru bisa menguras anggaran operasional dalam jangka panjang.
Apple TV mencapai median uptime 99% dalam periode 12 bulan. Di sisi lain, Android hanya 96%. Meski selisihnya tampak kecil, dampak di lapangan cukup besar.
Perbedaan offline event juga signifikan. Android rata-rata terputus 15,2 kali setahun yang membutuhkan campur tangan teknisi. Apple TV hanya 5,3 kali.
Laporan mencatat tingkat penggantian perangkat (replacement rate) Android mencapai 18% per tahun. Artinya, hampir satu dari lima unit harus diganti. Bandingkan dengan Apple TV yang hanya 2%.
“Keuntungan harga murah dari Android stick langsung hilang saat Anda menghitung biaya perawatan dan penggantian,” tulis Bradley Chambers, kontributor 9to5Mac yang juga pengelola infrastruktur Apple IT. Chambers sendiri saat ini mengelola layar digital signage berbasis Android yang diwarisi dari proyek sebelumnya.
Meski menggunakan perangkat Android dari vendor dengan box khusus, Chambers mengakui adanya masalah. “Sebagian besar perlu di-reboot dari waktu ke waktu. Vendor bahkan bisa menjadwalkan reboot harian,” ujarnya. Ia menduga penyebabnya adalah memory leak atau bug serupa, bukan masalah koneksi HDMI.
Sebaliknya, Apple TV yang ia kelola melalui perangkat lunak manajemen perangkat berjalan sangat stabil. “Dengan zero-touch deployment dan manajemen yang kuat, Apple TV terus membuktikan diri sebagai peralatan kelas enterprise,” tambah Chambers.
Bagi perusahaan ritel, restoran, atau kantor yang memasang puluhan layar digital, keputusan memilih hardware berdampak langsung pada biaya operasional. Kenaikan harga Apple TV belakangan ini memang cukup brutal, namun data menunjukkan total biaya kepemilikan (total cost of ownership) tetap lebih rendah dibanding Android yang rawan gagal dan sering offline.
Chambers berharap Apple merilis opsi stick berbiaya rendah untuk kebutuhan digital signage skala enterprise. Namun hingga saat ini, Apple TV tetap menjadi pilihan paling andal berdasarkan data riil dari ribuan perangkat.