BENGKULU — Forum yang berlangsung Rabu (29/1) itu dihadiri jajaran Forkopimda dan para kepala daerah se-Provinsi Bengkulu. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, serta Kajati Bengkulu Saiful Bahri Siregar turut hadir dalam acara tersebut.
Dalam forum tersebut, para peserta berdiskusi secara komprehensif mengenai strategi penguatan kerja sama lintas sektor. Pembahasan utama mencakup upaya peningkatan kepatuhan perpajakan serta langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan penerimaan negara dan daerah.
Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Sigit Danang Jayo hadir mendampingi Kepala KPP Pratama Bengkulu Dua. Diskusi ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menyelaraskan kebijakan fiskal nasional dengan kebutuhan pembangunan lokal.
Kehadiran Bupati Rifai Tajudin dinilai sebagai bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam mendukung kebijakan fiskal nasional. Pihaknya mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel melalui sektor perpajakan.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berharap, melalui kegiatan ini, sinergi antara DJP dengan seluruh pemerintah daerah di Provinsi Bengkulu semakin solid. Kolaborasi yang kuat itu diyakini mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan penerimaan pajak.
Peningkatan penerimaan pajak, menurut para peserta forum, pada akhirnya akan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur. Selain itu, kualitas pelayanan publik diharapkan meningkat dan menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Acara ini menjadi salah satu forum konsultasi publik yang digelar DJP untuk menjaring masukan dari pemerintah daerah. Tujuannya, agar kebijakan perpajakan yang diterapkan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.