Arsenal Hancurkan Manchester City 3-0 di Community Shield, Calafiori Cetak Gol Tercepat

Penulis: Saiful  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:19:31 WIB
Arsenal meraih kemenangan 3-0 atas Manchester City pada laga Community Shield di Wembley.

BENGKULU — Laga yang digelar di Wembley itu berubah menjadi panggung pembuktian bagi pasukan Mikel Arteta. Alih-alih berjalan sengit, duel ini justru berjalan satu arah sejak Arsenal mencuri gol di menit pertama. Kekalahan telak ini pun memunculkan pertanyaan besar mengenai kesiapan Manchester City memasuki era tanpa sosok manajer lamanya.

Gol 24 Detik yang Mengubah Wajah Laga

Arsenal tidak memberi waktu bagi City untuk bernapas. Umpan terobosan Myles Lewis-Skelly mampu diselesaikan dengan dingin oleh Calafiori hanya dalam 24,5 detik pertama. Keunggulan cepat ini langsung memaksa tim asuhan Enzo Maresca keluar dari rencana permainan mereka.

Keunggulan tersebut semakin kokoh pada menit ke-28. Kai Havertz menggandakan skor memanfaatkan assist impresif dari Christos Tzolis. City belum mampu bangun, dan pukulan telak datang lagi tiga menit setelah jeda. Martin Odegaard memperdaya kiper Gianluigi Donnarumma dengan gerakan tipuannya sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. Gol ini nyaris mirip dengan aksi legenda Arsenal, Kanu, di masa lalu.

City Tak Berkutik, Raya Jadi Tembok Terakhir

Manchester City nyaris tidak punya peluang berarti. Peluang terbaik mereka datang dari tembakan pemain pengganti, Semenyo, yang berhasil dimentahkan dengan refleks luar biasa oleh David Raya. Kiper asal Spanyol itu kembali menjadi tameng kokoh di bawah mistar gawang Arsenal.

Statistik penguasaan bola memang dikuasai City, namun mereka gagal menciptakan peluang berbahaya. Sebaliknya, serangan balik Arsenal selalu mengancam. Saka nyaris mencetak gol keempat andai tembakannya tidak melambung di atas mistar pada menit ke-80. Gvardiol juga sempat terjatuh di kotak penalti Arsenal setelah beradu fisik dengan Ben White, namun wasit menganggapnya bukan pelanggaran.

Pernyataan Arteta Usai Angkat Trofi

Kemenangan ini jelas menjadi pernyataan ambisi Arsenal untuk musim 2026-27. Mereka tampil dengan intensitas tinggi dan skema menyerang yang cair, seolah tidak puas hanya menjadi pesaing. "Kami ingin memulai dengan trofi dan kami berhasil. Kami memainkan sepak bola yang brilian… Saya ingin mencetak lebih banyak gol dan ini adalah awal yang baik," ujar salah satu penggawa Arsenal usai laga.

Di sisi lain, hasil ini menjadi sinyal peringatan dini bagi Enzo Maresca. Era baru di Manchester City tampaknya akan jauh lebih berat dari perkiraan. Adapun bagi Arsenal, kemenangan ini menegaskan kesiapan mereka untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara liga, mengingat rekor buruk mereka yang kerap gagal mempertahankan gelar di masa lalu.

Reporter: Saiful
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top