UNGARAN — Ribuan mata tertuju pada bentangan kain merah putih yang membentang sejauh 400 meter di Lapangan Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Minggu (23/8). Ribuan warga bergantian mengangkat dan mengarak bendera raksasa tersebut mengelilingi lapangan sebagai wujud syukur menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang diprakarsai langsung oleh Kepala Desa Bergas Kidul ini tidak hanya menampilkan arak-arakan bendera. Sebelum prosesi dimulai, warga mengikuti senam bersama yang digelar di lapangan desa. Suasana semakin meriah dengan kehadiran Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho serta Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha.
Bupati: Bendera 400 Meter Simbol Gotong Royong Warga
Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga yang berbondong-bondong membawa bendera Merah Putih sepanjang 400 meter.
"Semangat warga Bergas Kidul membawa dan membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 400 meter ini menjadi simbol kuat persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap Tanah Air. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dalam membangun desa dan Kabupaten Semarang," ujarnya.
Dandim Salatiga: Kemerdekaan Milik Seluruh Rakyat
Di tempat yang sama, Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho menilai semangat warga tidak hanya sekadar seremonial. Menurutnya, arak-arakan bendera raksasa ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai perjuangan masih hidup di tengah masyarakat.
"Semangat seperti ini menunjukkan bahwa kemerdekaan menjadi milik seluruh rakyat. Kebersamaan, gotong royong dan rasa cinta Tanah Air harus terus kita rawat," kata Fajar.
Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat. Warga dari berbagai kalangan usia tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Bukan Sekadar Seremoni, tapi Wujud Cinta Tanah Air
Kepala Desa Bergas Kidul menegaskan kegiatan ini sengaja dirancang melibatkan masyarakat secara luas. Tujuannya agar peringatan kemerdekaan tidak berhenti pada upacara formal, melainkan mampu menumbuhkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.
Bentangan Merah Putih sepanjang 400 meter yang diarak warga pun menjadi simbol kuat semangat persatuan masyarakat Bergas Kidul. Semangat kebersamaan ini diharapkan terus terjaga, tidak hanya di bulan kemerdekaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dalam membangun Kabupaten Semarang.