BENGKULU — Prosesi peletakan batu pertama berlangsung pukul 08.00 WIB di kawasan Gedung Dittahti Polda Bengkulu. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pembangunan dua fasilitas penting sekaligus: gedung Dittahti serta ruang tahanan khusus perempuan dan anak.
Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid menyebut sarana dan prasarana yang memadai menjadi faktor krusial dalam mendukung profesionalitas pelaksanaan tugas kepolisian. Gedung baru ini diharapkan memperkuat fungsi pengelolaan tahanan sekaligus meningkatkan standar pelayanan, pengamanan, dan pembinaan.
Perhatian khusus diberikan pada pembangunan ruang tahanan wanita dan anak. Fasilitas ini dirancang agar pengelolaan tahanan berlangsung aman, layak, dan manusiawi dengan tetap menghormati hak-hak tahanan.
Kapolda menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar penambahan infrastruktur, melainkan bagian dari pembenahan organisasi secara menyeluruh. "Sarana dan prasarana yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung profesionalitas pelaksanaan tugas. Gedung ini diharapkan dapat memperkuat fungsi pengelolaan tahanan sekaligus meningkatkan standar pelayanan, pengamanan dan pembinaan," ujarnya.
Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat menjaga kualitas pekerjaan, akuntabilitas, serta ketepatan waktu penyelesaian. Targetnya, gedung dapat segera difungsikan dan memberikan dukungan nyata bagi tugas Polda Bengkulu di bidang pengelolaan serta pembinaan tahanan.
Acara ini turut dihadiri Wakapolda Bengkulu, seluruh pejabat utama Polda Bengkulu, perwakilan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bengkulu, serta kontraktor pelaksana pembangunan. Kehadiran lintas instansi menunjukkan sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam mendukung proyek ini.
Setelah sambutan, Kapolda Bengkulu melakukan peletakan batu pertama yang dilanjutkan Wakapolda Bengkulu. Prosesi ditandai dengan pembacaan Bismillahirrahmanirrahim sebagai simbol dimulainya pembangunan, kemudian ditutup dengan foto bersama.
"Mari kita jadikan momen ini sebagai bagian dari komitmen untuk terus membenahi organisasi, meningkatkan profesionalitas, serta memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat," tambah Yudhi.
Dengan adanya gedung Dittahti dan ruang tahanan wanita-anak ini, diharapkan kualitas pembinaan, keamanan, dan pelayanan terhadap tahanan di lingkungan Polda Bengkulu dapat meningkat secara signifikan.