MUI Pusat Luncurkan Program Wajib Halal Oktober di Bengkulu 1 Oktober 2026, UMKM Didorong Urus Sertifikasi

Penulis: Saiful  •  Sabtu, 26 September 2026 | 11:32:02 WIB
Rofiqul Umam didampingi Ketua MUI Provinsi Bengkulu KH Zulkarnain dalam audiensi terkait rencana peluncuran program Wajib Halal Oktober.

BENGKULU — Rofiqul Umam didampingi Ketua MUI Provinsi Bengkulu KH Zulkarnain dalam pertemuan yang membahas rencana peluncuran sekaligus memperkuat sinergi antara MUI dan Pemprov Bengkulu. Audiensi tersebut, menurut Rofiqul, juga menjadi ajang silaturahmi untuk menyampaikan kebijakan dan program MUI terkait Wajib Halal Oktober.

Program WHO merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal serta Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024. Selama ini peluncuran program serupa umumnya digelar di kantor pusat MUI di Jakarta.

Mengapa Bengkulu Dipilih Jadi Titik Awal?

Rofiqul menyebut peluncuran di Bengkulu menjadi hal baru karena biasanya kegiatan semacam ini dilakukan di kantor pusat. Pemilihan Bengkulu sebagai lokasi perdana menandai pola berbeda dari kebiasaan MUI Pusat.

"WHO atau Wajib Halal Oktober ini program pusat yang insyãAllah akan kita launching di Bengkulu. Ini merupakan suatu hal yang baru, karena biasanya launching seperti ini kami lakukan di kantor pusat kami di Jakarta," ujar Rofiqul Umam.

Peluncuran direncanakan berlangsung di Masjid Baitul Izzah Bengkulu pada 1 Oktober 2026. Jika terealisasi, Bengkulu menjadi daerah pertama yang menggelar peluncuran program pusat tersebut.

Pemprov Bengkulu Siap Sinergi, Dorong UMKM Urus Sertifikasi

Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyambut baik rencana MUI Pusat menjadikan Bengkulu sebagai lokasi peluncuran. Pemprov Bengkulu, kata dia, siap bersinergi dan mendukung program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk membantu pelaku usaha memperoleh sertifikasi halal.

"Kita menyambut baik bahwa Bengkulu, Bumi Merah Putih, insyãAllah akan menjadi titik awal WHO atau Wajib Halal Oktober diperkenalkan di Indonesia. Momentum launching program pusat ini bisa kita jadikan wadah bagi pelaku usaha atau UMKM di Bengkulu untuk melakukan sertifikasi produk halalnya," kata Herwan.

Ia menambahkan, Pemprov Bengkulu akan terus mendukung berbagai program pemerintah maupun lembaga pusat yang bertujuan mendorong kemajuan daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Cendera Mata Bendera Merah Putih Simbol Sinergi

Di akhir audiensi, Herwan Antoni menyerahkan cendera mata berupa bendera Merah Putih kepada Rofiqul Umam. Pemberian itu menjadi simbol keakraban dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan MUI Pusat.

Bagi pelaku UMKM di Bengkulu, peluncuran WHO menjadi kesempatan mempercepat pengurusan sertifikasi halal produk yang mereka pasarkan. Kepastian jaminan halal dinilai memperkuat daya saing produk lokal di pasar yang semakin menuntut standar tersebut.

Reporter: Saiful
Sumber: radarinformasinews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top