BENGKULU — Dua trailer PlusAI yang menampilkan logo Nvidia dicuri dari gudang perusahaan di Fremont, California, dengan isi 18 ton pasir untuk simulasi pengiriman. Aksi itu gagal total karena pelaku tak menemukan chip berharga di dalamnya. Polisi belum menangkap satu pun tersangka dan kasus masih dalam penyelidikan.
PlusAI, perusahaan truk otonom yang bermarkas di Santa Clara, California, melaporkan pencurian dua trailer miliknya dari gudang di Fremont pada Rabu (23/9) malam. Kedua trailer tersebut dikaitkan ke traktor yang tidak dikenal, bukan kabin PlusAI yang biasanya menariknya.
Kabin PlusAI terparkir di lokasi lain dan tidak tersentuh. Rekaman kamera pengawas memperlihatkan dua traktor asing berkeliling di sekitar gedung sebelum trailer dilarikan.
Kedua trailer mengangkut 18 ton pasir yang dipakai PlusAI untuk simulasi pengiriman barang selama tahap riset dan pengembangan truk otonom. Bukan perangkat keras bernilai tinggi seperti yang mungkin dibayangkan pelaku.
Pekerja gudang melaporkan insiden itu ke kepolisian Fremont pada Kamis (24/9) pagi. Kunci pada sambungan rem udara trailer terlihat telah dirusak.
VP of Marketing PlusAI Lauren Kwan menduga branding mencolok di eksterior trailer memicu aksi tersebut. Salah satu trailer menampilkan logo Nvidia, mitra PlusAI dalam pengembangan truk otonom.
"Branding yang sangat mencolok itu mungkin membuat mereka berpikir ada barang yang sangat berharga di dalamnya," kata Kwan, seperti dikutip dari San Francisco Standard.
Beberapa jam setelah laporan pencurian diajukan ke polisi dan asuransi, PlusAI menerima petunjuk tak terduga. Vice President of Legal PlusAI mendapat pesan singkat dari seorang teman berisi foto trailer PlusAI yang terparkir di luar sebuah kantor di Newark, hanya beberapa menit dari lokasi pencurian.
"Saya bangga padamu atas petualangan dan kesuksesanmu di Plus. Saya baru saja melihat dua trukmu di dekat tempat kerjaku! :)," bunyi pesan singkat tersebut.
PlusAI mengirim tim operasi armadanya untuk memastikan keberadaan trailer di Newark dan melaporkannya ke polisi. Petugas kepolisian Newark menemukan kedua trailer dan mengembalikannya ke PlusAI.
Menurut PlusAI, polisi menyatakan para pencuri membobol bagian belakang trailer. Setelah tidak menemukan barang berharga, mereka langsung meninggalkannya begitu saja.
Belum ada satu pun pelaku yang ditangkap atas insiden ini. Kasus masih dibuka dan penyelidikan berlanjut.
Insiden ini menyoroti risiko operasional yang dihadapi perusahaan truk otonom seperti PlusAI, yang tengah mengembangkan teknologi kemudi mandiri bersama Nvidia. Kejadian serupa bisa memicu evaluasi ulang prosedur keamanan armada, terutama untuk trailer yang membawa branding mitra strategis.