BENGKULU — Persiapan pendirian Galeri Investasi BEI dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, R.A. Denni. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (27/9). Pertemuan itu menjadi bagian dari proses pematangan kerja sama antara Pemprov Bengkulu dan PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia.
Galeri Investasi BEI nantinya diarahkan sebagai ruang informasi dan edukasi pasar modal. Fasilitas itu dapat dimanfaatkan masyarakat maupun aparatur pemerintah untuk mengenal lebih jauh dunia investasi. Sejumlah hal terkait kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama masih perlu diselesaikan sebelum pendiriannya direalisasikan.
R.A. Denni menyebut kehadiran fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya memperkenalkan instrumen investasi kepada masyarakat. Edukasi itu juga untuk meningkatkan kemampuan warga memahami informasi sebelum mengambil keputusan. Pengetahuan yang memadai dinilai penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi investasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.
"Pendirian galeri investasi ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai investasi dan pasar modal. Kita ingin masyarakat mendapatkan informasi yang benar, sehingga dapat lebih bijak dan berhati-hati dalam menentukan pilihan investasi," ujar R.A. Denni.
Ia menilai edukasi pasar modal perlu terus diperluas seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap berbagai pilihan investasi. Dengan informasi yang tepat, masyarakat diharapkan memahami karakteristik, manfaat, maupun risiko dari setiap instrumen investasi.
Selain aspek edukasi, rencana pendirian Galeri Investasi BEI dikaitkan dengan upaya mendorong pertumbuhan aktivitas investasi di Provinsi Bengkulu. Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa fasilitas tersebut diharapkan membuka akses informasi investasi yang lebih luas bagi masyarakat. Keberadaannya juga diharapkan mendukung perkembangan kegiatan ekonomi di daerah.
"Ini juga menjadi bagian dari upaya kita untuk mendorong sumber-sumber penerimaan daerah. Dengan adanya galeri investasi, kita berharap aktivitas investasi di Bengkulu semakin berkembang dan pada akhirnya dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian serta penerimaan daerah," kata Hendra.
Menurut Hendra, berkembangnya aktivitas investasi di daerah diharapkan memberikan efek positif terhadap perekonomian. Karena itu, keberadaan sarana edukasi pasar modal dipandang sebagai salah satu bagian pendukung dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai investasi.
Pembahasan yang dilakukan Pemprov Bengkulu bersama pihak terkait saat ini masih berada pada tahap persiapan kerja sama. Sejumlah hal yang berkaitan dengan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama perlu diselesaikan sebelum pendirian Galeri Investasi BEI direalisasikan.
Rencana tersebut menunjukkan upaya pemerintah daerah memperkuat literasi investasi melalui jalur edukasi dan informasi yang dapat diakses secara lebih terarah. Dengan adanya Galeri Investasi BEI nantinya, masyarakat Bengkulu diharapkan memiliki ruang untuk memperoleh informasi pasar modal secara lebih mudah. Pemahaman investasi diharapkan dibangun berdasarkan pengetahuan, bukan sekadar mengikuti tren.
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan Pemprov Bengkulu dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap sektor keuangan. Keberadaan galeri investasi juga dinilai membuka peluang berkembangnya aktivitas investasi yang dapat mendukung perekonomian daerah.