BENGKULU — Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat transformasi digital di lingkungan pemerintahan melalui pemanfaatan dashboard BEN-Connect. Platform tersebut difungsikan untuk menyajikan data harga komoditas pangan secara lebih cepat, akurat, dan mudah diakses publik.
Langkah ini menempatkan data harga sebagai instrumen ganda: konsumsi informasi bagi warga sekaligus bahan evaluasi bagi perangkat daerah. Kepala Diskominfo Provinsi Bengkulu Nelly Alesa menyebut keterbukaan informasi harga komoditas sebagai elemen krusial layanan publik.
Melalui dashboard BEN-Connect, perkembangan harga komoditas pangan disajikan secara berkala. Nelly menilai kehadiran platform itu efektif untuk menghadirkan data yang lebih cepat dan akurat.
"Penyediaan informasi publik berbasis data menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan transparansi dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengetahui perkembangan kondisi daerah, termasuk informasi harga komoditas pangan," ujar Nelly.
Data yang tersaji terbuka memungkinkan warga memantau kondisi pasar tanpa harus menunggu laporan resmi. Bagi perangkat daerah, data tersebut menjadi rujukan awal sebelum mengambil keputusan terkait kebutuhan masyarakat.
Nelly menjelaskan, data harga komoditas yang transparan tidak berhenti sebagai informasi konsumsi publik. Data itu berfungsi sebagai instrumen penting bagi pemerintah untuk memantau kondisi pasar secara riil.
"Data yang tersaji secara berkala dapat menjadi bahan evaluasi dan pengambilan keputusan bagi pemerintah daerah, terutama dalam menjaga stabilitas informasi terkait kebutuhan masyarakat," tambahnya.
Pemantauan berkala memungkinkan pemerintah daerah mendeteksi gejolak harga lebih awal. Dari situ, kebijakan yang dirumuskan diharapkan lebih tepat sasaran dan sesuai kondisi lapangan.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen memperkuat transformasi digital di segala lini pemerintahan. Tujuannya agar informasi strategis daerah tersampaikan secara efektif dan transparan kepada masyarakat luas.
Nelly menekankan kolaborasi antarperangkat daerah sebagai fondasi ekosistem informasi publik yang berkualitas. Tanpa data valid dari masing-masing instansi, penyajian informasi kepada warga berisiko tidak akurat.
"Kolaborasi antarperangkat daerah dalam menghadirkan data yang valid dan mudah diakses menjadi kunci dalam membangun ekosistem informasi publik yang berkualitas," pungkasnya.
Ke depan, penguatan kanal digital seperti BEN-Connect menjadi bagian dari upaya Pemprov Bengkulu memastikan warga mendapat akses informasi daerah secara merata.