Masa Depan Liam Lawson di Racing Bulls Menanti Keputusan F1 2027

Penulis: Fajar  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:36:01 WIB
Pembalap Racing Bulls, Liam Lawson, tampil di GP Singapura 2026 dengan finis kelima pada Sprint dan ketujuh di balapan utama.

BENGKULU — Liam Lawson belum mendapat kepastian kursi Racing Bulls untuk Formula 1 2027 meski tampil impresif di GP Singapura 2026. Pembalap Selandia Baru itu finis kelima di Sprint dan ketujuh di balapan utama, namun manajemen Red Bull masih mengevaluasi tiga kandidat untuk dua kursi tersedia.

Racing Bulls sampai 14 Oktober 2026 belum mengumumkan susunan pembalap untuk musim depan. Kepala tim Alan Permane menyatakan keputusan final akan diambil dalam beberapa pekan ke depan, dengan kecepatan, performa terkini, dan potensi jangka panjang sebagai faktor penilaian utama.

Performa di Singapura Jadi Modal Terkuat Lawson

Hasil di Marina Bay menjadi salah satu penampilan terbaik Lawson sepanjang musim 2026. Posisi kelima pada Sprint dan finis ketujuh di Grand Prix memperlihatkan kemampuannya memaksimalkan peluang ketika mobil dan strategi tim berjalan sesuai rencana.

Konsistensi meraih poin membantu Racing Bulls bertahan di papan tengah klasemen konstruktor. Tim bernaung di bawah Red Bull itu membutuhkan pembalap yang tidak hanya cepat, tetapi juga stabil sepanjang musim.

Pengalaman Lawson bersama Red Bull Racing pada 2025 dan kesempatannya mengisi posisi Isack Hadjar pada 2026 menambah nilai plus. Ia sudah memahami ritme kompetisi di level tertinggi, sesuatu yang tidak dimiliki pembalap debutan.

Tiga Nama Bersaing untuk Dua Kursi

Racing Bulls menghadapi situasi rumit karena harus memilih dua dari tiga kandidat: Lawson, Arvid Lindblad, dan Nikola Tsolov. Lindblad menjalani musim debut F1 2026 bersama tim yang sama, sementara Tsolov berkembang lewat program junior Red Bull dan tampil di Formula 2.

Kehadiran Tsolov membuat keputusan tidak sekadar membandingkan hasil balapan. Red Bull perlu mempertimbangkan arah pengembangan talenta untuk beberapa musim ke depan, termasuk kesiapan pembalap muda menghadapi regulasi teknis baru.

Sejumlah laporan media mengarah pada kemungkinan Lawson dipertahankan mendampingi Lindblad. Namun laporan tersebut belum dikonfirmasi tim dan masih berstatus spekulasi.

Pernyataan Permane dan Sikap Tim

Permane menegaskan Racing Bulls tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan. Evaluasi mencakup performa saat ini, kecepatan murni, dan potensi pembalap untuk jangka panjang.

“Keputusan akan dibuat dalam beberapa pekan mendatang,” ujar Permane, dikutip dari pernyataan resmi tim.

Sikap tersebut wajar mengingat Racing Bulls berfungsi sebagai tim pengembangan pembalap muda Red Bull. Setiap kursi yang diberikan harus sejalan dengan peta jalan program junior mereka.

Apa yang Harus Lawson Lakukan

Jalan terbaik bagi Lawson adalah menjaga performa di sisa musim. Setiap tambahan poin memperkuat argumennya, terutama jika Tsolov atau Lindblad mengalami penurunan hasil di seri-seri penutup.

Minimalkan kesalahan menjadi kunci. Satu insiden besar di lintasan bisa mengubah penilaian manajemen yang selama ini menimbang kontribusi poin dan pemahaman Lawson terhadap lingkungan Racing Bulls.

Kepastian baru akan datang setelah tim mengumumkan susunan pembalap resmi. Sampai saat itu, posisi Lawson terbuka, tetapi belum final.

Reporter: Fajar
Sumber: otoinfo.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top