BENGKULU — Pasar laptop gaming Indonesia bersiap menghadapi lompatan performa ekstrem pada pertengahan tahun depan. ASUS memastikan bakal memboyong jajaran perangkat keras bertenaga kecerdasan buatan (AI) terbarunya untuk memanjakan para pemain game kompetitif dan kreator konten tanah air.
Langkah ini bertepatan dengan perayaan dua dekade inovasi Republic of Gamers (ROG) di industri perangkat keras global. Seluruh lini produk yang disiapkan membawa spesifikasi kelas atas untuk melibas game AAA modern tanpa hambatan.
GPU RTX 5090 dan TGP 175W Jadi Senjata Utama ROG Strix SCAR 18
Gamer hardcore yang mengejar frame rate maksimal di game kompetitif seperti Valorant atau PUBG mendapatkan jawaban lewat seri ROG Strix SCAR 18 dan Strix G16. Varian tertinggi, ROG Strix SCAR 18, dibekali kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 5090 dan layar visual tajam berteknologi 4K Mini LED ROG Nebula Display HDR.
Untuk memaksimalkan output grafis, ASUS menyematkan fitur MUX Switch serta NVIDIA Advanced Optimus ke dalam sistem. Stabilitas suhu komponen saat beban kerja penuh dijaga oleh Tri-Fan Technology yang mengalirkan udara dingin secara konsisten ke area GPU.
Sementara itu, ROG Strix G16 hadir ditenagai prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus dan GPU RTX 5080 yang memiliki TGP maksimal hingga 175W. Keunggulan utama laptop ini terletak pada refresh rate layar yang menyentuh angka 300Hz untuk menjamin akurasi visual saat pertempuran cepat.
Dua Layar 3K OLED 120Hz Hadir di Seri Flagship Zephyrus Duo GX651
Inovasi multitasking ekstrem diwakili oleh kehadiran ROG Zephyrus Duo GX651 yang membawa konfigurasi layar ganda. Perangkat ini menggunakan dua panel sentuh beresolusi 3K ROG Nebula HDR OLED dengan refresh rate 120Hz serta response time instan 0,2ms.
Dapur pacunya ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 9 386H yang berpasangan dengan GPU laptop kasta tertinggi, NVIDIA GeForce RTX 5090. Kombinasi ini dirancang agar sanggup menangani rendering video berat, pemrosesan model AI lokal, hingga bermain game berat pada setelan grafis tertinggi.
Suhu panas dari komponen monster tersebut diredam lewat sistem pendingin ROG Intelligent Cooling. Teknologi ini memanfaatkan kombinasi vapor chamber khusus, kipas ganda, dan lapisan grafit untuk menjaga kinerja laptop tetap stabil dalam lima mode penggunaan yang fleksibel.
- Jadwal Rilis: Kuartal kedua (Q2) tahun 2026 untuk pasar Indonesia.
- Kartu Grafis Tertinggi: NVIDIA GeForce RTX 5090 dengan arsitektur terbaru untuk pemrosesan AI kompleks.
- Teknologi Layar: Penggunaan panel ROG Nebula HDR OLED dengan tingkat kecerahan maksimal hingga 1.100 nits.
- Fitur Cerdas: Integrasi Neural Processing Unit (NPU) Intel generasi terbaru untuk pemrosesan AI lokal yang efisien.
Bodi CNC Aluminium dan Kecerahan 1.100 Nits Milik Zephyrus G14 dan G16
Gamer yang memiliki mobilitas tinggi mendapatkan opsi tangguh lewat pembaruan sasis tipis pada ROG Zephyrus G14 dan G16. Kedua laptop ini mempertahankan estetika premium dengan bodi berbahan CNC Aluminum yang kokoh serta hiasan ikonik ROG Slash Lighting pada penutup atas.
Sektor layar menjadi daya tarik utama berkat penggunaan ROG Nebula HDR OLED yang mampu memancarkan tingkat kecerahan hingga 1.100 nits. Kualitas visual ini memastikan game open-world seperti Genshin Impact tampil dengan warna yang sangat hidup dan kontras tinggi.
Urusan performa, Zephyrus G14 mengandalkan GPU RTX 5070 dengan TGP 115W, sedangkan Zephyrus G16 dipersenjatai RTX 5090 berdaya 160W. Keberadaan NPU Intel generasi terbaru di dalam prosesornya memungkinkan pengerjaan tugas berbasis kecerdasan buatan berjalan lebih hemat daya secara lokal.
2 Lini Mainstream TUF Gaming dan ASUS Gaming V16 Dapatkan Upgrade AI
ASUS tidak melupakan segmen pengguna yang mencari keseimbangan antara harga dan performa. Lini TUF Gaming serta ASUS Gaming V16 dipastikan turut mendapatkan pembaruan teknologi cerdas berbasis kecerdasan buatan.
Langkah ini diambil untuk memperluas akses teknologi asisten AI bagi kalangan gamer yang lebih luas di Indonesia. Kehadiran fitur pintar tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sistem saat bermain game maupun menjalankan aplikasi produktivitas harian.