Pencarian

Anggaran Rp363 Juta dari APBN 2026 Mengalir ke SMP Negeri 03 Bermani Ilir Kepahiang untuk Rehabilitasi Tiga Ruang Kelas dan Toilet

Kamis, 30 Juli 2026 • 17:10:31 WIB
Anggaran Rp363 Juta dari APBN 2026 Mengalir ke SMP Negeri 03 Bermani Ilir Kepahiang untuk Rehabilitasi Tiga Ruang Kelas dan Toilet
Anggaran Rp363 juta dari APBN 2026 dialokasikan untuk rehabilitasi tiga ruang kelas dan toilet di SMP Negeri 03 Bermani Ilir, Kepahiang.

KEPAHIANG — Tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan tingkat sedang di SMP Negeri 03 Bermani Ilir akhirnya mendapat kepastian perbaikan. Sekolah yang berada di Desa Embong Sido ini menjadi salah satu penerima program revitalisasi satuan pendidikan dari pemerintah pusat melalui APBN Tahun Anggaran 2026.

Total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp363.680.000. Selain merenovasi ruang belajar, dana tersebut juga digunakan untuk membangun kembali toilet sekolah yang dinilai vital bagi kebersihan dan kesehatan warga sekolah.

Mengapa Rehabilitasi Ini Dinanti Selama Ini?

Kepala SMP Negeri 03 Bermani Ilir, M. Yani, S.Pd., mengungkapkan bahwa kondisi beberapa kelas sudah tidak layak dan mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar. “Kami sangat bersyukur karena sekolah kami mendapat bantuan program revitalisasi satuan pendidikan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Bantuan ini sangat berarti bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan di sekolah kami,” ujarnya, Selasa (29/7/2026).

Ia menambahkan, perbaikan toilet juga menjadi prioritas. Fasilitas sanitasi yang layak diyakini mampu menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat bagi para siswa.

Transparansi dan Pengawasan Jadi Kunci

Pelaksanaan proyek pembangunan ini dipercayakan kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang dibentuk oleh pihak sekolah. M. Yani menegaskan bahwa seluruh tahapan pekerjaan akan berpedoman pada petunjuk teknis pemerintah.

“Kami berkomitmen menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya. Bantuan ini bukan hanya pembangunan fisik sekolah, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, serta mampu bersaing di masa depan,” tutupnya.

Dengan tersedianya fasilitas yang lebih representatif, pihak sekolah berharap proses pembelajaran bisa berlangsung lebih optimal. Warga sekolah juga diajak untuk ikut mengawasi dan merawat hasil pembangunan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Bagikan
Sumber: beritarafflesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks