Pencarian

Bukan Cuma Administrasi, Ini Tahapan Lengkap Seleksi STIN 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 • 11:57:02 WIB
Bukan Cuma Administrasi, Ini Tahapan Lengkap Seleksi STIN 2026
Pendaftaran penerimaan taruna dan taruni Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) tahun akademik 2026/2027 resmi dibuka melalui portal SSCASN BKN.

STIN - Penerimaan taruna dan taruni Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) tahun akademik 2026/2027 telah resmi dibuka. STIN berada di bawah naungan Badan Intelijen Negara dan seleksinya masuk dalam rangkaian sekolah kedinasan nasional lewat SSCASN BKN.

Tahapan Seleksi Setelah Mendaftar

Setelah pendaftaran dan seleksi administrasi, peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar serta rangkaian tes lanjutan, termasuk pemeriksaan kesehatan, kebugaran, dan psikologi sesuai ketentuan penerimaan.

Jadwal Pendaftaran

Pendaftaran sekolah kedinasan 2026, termasuk STIN, dibuka 18 Agustus 2026 dan berlangsung hingga 30 Agustus 2026, sebagai bagian dari rangkaian penerimaan sekolah kedinasan nasional yang ditetapkan BKN. Calon peserta sebaiknya tidak menunggu hari terakhir untuk mendaftar.

Cara Mendaftar via SSCASN

  1. Akses portal SSCASN BKN.
  2. Buat akun menggunakan data kependudukan.
  3. Login dengan akun yang telah dibuat.
  4. Pilih menu Sekolah Kedinasan.
  5. Pilih Badan Intelijen Negara/STIN.
  6. Pilih program studi sesuai latar belakang pendidikan.
  7. Isi biodata dan data pendidikan.
  8. Unggah dokumen yang dipersyaratkan.
  9. Periksa kembali seluruh data.
  10. Kirim pendaftaran dan simpan bukti pendaftaran.
  11. Pantau pengumuman dan tahapan seleksi berikutnya lewat kanal resmi.

Mengenal 3 Prodi STIN

STIN membuka tiga jalur program studi pada 2026. Agen Intelijen dan Analis Intelijen sama-sama terbuka untuk lulusan SMA/sederajat — yang pertama mengarah ke spesialisasi HUMINT (operasional intelijen), yang kedua ke Intelligence Analysis Management (analisis strategis). Sementara Keamanan dan Intelijen Siber khusus untuk lulusan SMK/MAK jurusan komputer, jaringan, multimedia, desain grafis, pengembangan gim, atau rekayasa perangkat lunak.

Syarat Umum Pendaftaran

  • Tidak pernah terlibat tindak pidana, dibuktikan lewat SKCK.
  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Memenuhi persyaratan nilai akademik, kesehatan, dan fisik yang ditetapkan.
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Pendidikan minimal SMA/sederajat, dan bukan lulusan Paket C.
  • Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  • Bersedia mengikuti seluruh ketentuan pendidikan dan seleksi STIN.

Untuk lulusan tahun 2024-2026, syarat nilai yang diberitakan mencakup nilai rata-rata ijazah minimal 85, serta nilai Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris (atau bahasa asing) minimal 85.

Ketentuan Fisik Calon Taruna

Tinggi badan diutamakan minimal 165 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan, dengan berat badan proporsional. Namun kata "diutamakan" memberi ruang bagi peserta di bawah standar tersebut untuk tetap ikut seleksi asal punya prestasi atau kemampuan yang bisa dibuktikan. Selain tinggi dan berat badan, peserta juga wajib lolos pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan panitia.

Jumlah Kuota Tiap Program Studi

Penerimaan STIN 2026 menyediakan total 100 kursi. Program Agen Intelijen mendapat porsi terbesar dengan 60 kursi, disusul Analis Intelijen dan Keamanan Intelijen Siber masing-masing 20 kursi. Secara gender, 85 persen kuota untuk laki-laki dan 15 persen untuk perempuan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah peserta dengan tinggi badan di bawah ketentuan otomatis gugur?
Tidak selalu. Kata "diutamakan" pada syarat tinggi badan berarti peserta yang sedikit di bawah ketentuan masih bisa mengikuti proses seleksi apabila punya prestasi atau kemampuan tertentu yang bisa dibuktikan.

Apa yang terjadi jika dokumen tidak lengkap saat pendaftaran?
Peserta disarankan memeriksa kembali seluruh data dan dokumen sebelum mengirim pendaftaran, karena kelengkapan berkas menjadi bagian dari seleksi administrasi.

Kesimpulan

STIN membuka tiga program studi pada penerimaan 2026: Sarjana Agen Intelijen, Sarjana Analis Intelijen, dan Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber, dengan total 100 kuota. Pendaftaran berlangsung 18-30 Agustus 2026 lewat SSCASN BKN, dan calon peserta perlu memenuhi syarat akademik, fisik, serta kesehatan sebelum mendaftar.

Follow lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks