Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka pendaftaran sekolah kedinasan 2026 dengan total 891 formasi untuk lulusan SMA/SMK sederajat. Pendaftaran berlangsung 18-30 Agustus 2026 melalui portal SSCASN BKN, dengan jadwal pengumuman seleksi dimulai 15 Agustus 2026.
Peluang menempuh pendidikan tinggi dengan ikatan dinas di lingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali terbuka. Pada seleksi penerimaan calon taruna dan taruni tahun 2026, instansi menyediakan 891 formasi yang terbagi dalam dua jalur pendaftaran, yaitu Pola Pembibitan Kemenhub dan Pola Pembibitan Pemerintah Daerah (Pemda).
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi SSCASN BKN dan berlangsung hingga 30 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Calon peserta diwajibkan membuat akun terlebih dahulu di portal tersebut sebelum mengisi formulir pendaftaran.
Dua Jalur Penerimaan yang Tersedia
Kesempatan ini menyasar lulusan SMA, SMK, dan sederajat yang memenuhi persyaratan usia, pendidikan, kesehatan, serta ketentuan khusus lainnya. Adapun dua jalur yang dibuka adalah:
- Pola Pembibitan Kemenhub: jalur reguler yang dikelola langsung oleh Kementerian Perhubungan.
- Pola Pembibitan Pemerintah Daerah: jalur kerja sama dengan pemerintah daerah setempat.
Syarat Umum Calon Taruna dan Taruni
Ada sejumlah ketentuan dasar yang wajib dipenuhi sebelum mendaftar. Berdasarkan informasi resmi seleksi 2026, persyaratan umumnya meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan dokumen kependudukan sah.
- Usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun per 1 September 2026.
- Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama proses seleksi maupun masa pendidikan.
- Calon taruna laki-laki tidak memiliki tato atau bekas tato.
- Calon taruna laki-laki tidak bertindik atau memiliki bekas tindik, kecuali karena ketentuan agama/adat yang dibuktikan surat keterangan resmi saat tes kesehatan.
Selain itu, terdapat ketentuan khusus bagi peserta formasi Orang Asli Papua (OAP). Setiap program studi atau sekolah kedinasan juga dapat memberlakukan persyaratan tambahan yang berbeda, sehingga calon peserta perlu membaca informasi resmi secara menyeluruh sebelum menentukan pilihan.
Alur dan Tahapan Seleksi
Proses seleksi diawali dengan pendaftaran dan verifikasi administrasi. Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Materi SKD meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Setelah melewati SKD, peserta yang memenuhi ketentuan akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan sesuai kebijakan Kemenhub dan sekolah kedinasan yang dipilih.
Jadwal Seleksi Sekolah Kedinasan 2026
Berikut jadwal utama yang perlu dicatat calon peserta:
- Pengumuman seleksi: 15 Agustus 2026
- Pendaftaran seleksi: 18-30 Agustus 2026
- Seleksi administrasi: 18 Agustus-1 September 2026
- Pengumuman hasil administrasi: 2-3 September 2026
- Pelaksanaan SKD: akhir September-awal Oktober 2026
Cara Pendaftaran di Portal SSCASN BKN
Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara online. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka portal SSCASN BKN dan buat akun menggunakan data diri.
- Login dan pilih menu pendaftaran sekolah kedinasan.
- Pilih instansi Kementerian Perhubungan, lalu pilih sekolah atau program yang tersedia.
- Lengkapi biodata, data pendidikan, dan unggah dokumen persyaratan.
- Periksa kembali seluruh data sebelum submit.
- Simpan atau cetak bukti pendaftaran untuk tahapan berikutnya.
Mengingat waktu pendaftaran yang terbatas, calon peserta yang memenuhi syarat sebaiknya segera menyiapkan dokumen dan membuat akun di portal SSCASN BKN. Informasi lebih lanjut mengenai ketentuan khusus masing-masing program dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian Perhubungan.