BENGKULU — "I'm onstage with the besties," kata Huang kepada Trump, merujuk pada para venture capitalist yang menjadi host podcast All-In, termasuk Chamath Palihapitiya, Jason Calacanis, serta penasihat Gedung Putih David Friedberg dan David Sacks.
Huang kemudian mengaktifkan mode pengeras suara agar seluruh peserta konferensi bisa mendengar percakapan tersebut. Ia sempat meminta kru panggung menyiapkan mikrofon tambahan untuk memperkuat suara panggilan ke audiens.
Percakapan Trump dan Huang di Atas Panggung
Trump menyapa peserta konferensi dengan nada bercanda. "The great thing about life is Jensen can develop the most complex computer chip in the world … but he can't figure out how to put you on speaker," ujar Trump melalui telepon.
Sebelum panggilan itu masuk, Huang dan para host All-In sedang membahas seruan CEO Anthropic Dario Amodei untuk memperlambat laju peningkatan kemampuan AI. CEO SpaceX Elon Musk dan CEO OpenAI Sam Altman menyatakan setuju dengan Amodei. Pandangan Huang berbeda.
Trump merespons perdebatan itu dengan tegas. "They're just playing right in the hands of a lot of people that don't want to see it happen," kata Trump. "That could be political people. It could also be China. And we're not going to let that happen. It's a hoax."
"You're right. We're not going to let that happen, sir," jawab Huang. Peserta konferensi langsung bertepuk tangan.
Sentimen Publik soal Pusat Data
Trump dan sekutunya, seperti CEO Y Combinator Garry Tan, meyakini gelombang penolakan terhadap pembangunan pusat data merupakan bagian dari operasi psikologis internasional untuk menekan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat.
Sumber kekhawatiran publik sebenarnya lebih sederhana. Survei terbaru Gallup menunjukkan tujuh dari sepuluh warga Amerika menolak pembangunan pusat data di wilayah mereka. Lebih dari 50% responden menyebut dampak pusat data terhadap sumber daya lingkungan sebagai alasan utama.
Sekitar 20% responden mengaku khawatir soal kenaikan biaya hidup dan dampaknya terhadap kualitas hidup mereka.
Posisi Trump soal Industri AI
Trump menyampaikan bahwa ia mendukung penuh industri AI, meski menekankan perlunya kehati-hatian. "We have to be a little bit careful … We have to do things and we have to do them prudently, but that doesn't mean we're going to stop an industry," ujarnya kepada Huang.
"So I'm with you all the way. I didn't even know how you felt about it. I just hoped you felt the same way as me. We're going to lead," kata Trump menambahkan.
Panggilan yang disiarkan langsung itu memperlihatkan kedekatan Huang dengan pemerintahan Trump di tengah perdebatan global soal laju pengembangan AI. Nvidia sendiri merupakan pemasok utama chip yang dipakai hampir semua perusahaan AI besar dunia.