BENGKULU SELATAN — Musyawarah Kabupaten PMI Bengkulu Selatan 2026 dihadiri pengurus PMI Provinsi Bengkulu, jajaran Forkopimda, anggota Dewan Kehormatan PMI, pengurus PMI kecamatan se-kabupaten, serta perwakilan relawan KSR, TSR, dan PMR. Turut hadir Plt Asisten Administrasi Umum Setda Bengkulu Selatan dan tamu undangan lainnya.
Forum tersebut menjadi titik evaluasi bagi organisasi kemanusiaan yang selama ini membantu pemerintah daerah, terutama pada layanan donor darah. Susmanto menempatkan musyawarah sebagai momentum penyusunan program kerja dan penentuan langkah strategis PMI ke depan.
Apa yang Diputuskan dalam Muskab PMI Bengkulu Selatan 2026
Musyawarah kabupaten ini menjadi forum resmi untuk mengevaluasi program kerja yang berjalan, merumuskan arah kebijakan organisasi, dan menyiapkan kepengurusan PMI Bengkulu Selatan periode berikutnya. Seluruh pengurus PMI kecamatan terlibat dalam proses tersebut.
Keputusan yang lahir dari forum ini diharapkan mengarah pada program kerja yang lebih terarah dan kepengurusan yang lebih solid. Susmanto menyampaikan harapannya agar hasil musyawarah memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah.
Donor Darah Jadi Prioritas Layanan yang Disorot
Dalam sambutannya, Susmanto menegaskan posisi PMI sebagai organisasi kemanusiaan dengan peran strategis dalam membantu pemerintah. Pelayanan donor darah disebut sebagai salah satu bidang yang paling langsung bersinggungan dengan kebutuhan warga.
Ia berharap PMI Bengkulu Selatan terus meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan dan hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah kabupaten, menurutnya, berkomitmen mendukung keberadaan dan peran PMI sebagai mitra pemerintah.
"Musyawarah ini bukan hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga sebagai momentum untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, dan menentukan langkah strategis PMI ke depan. Kami berharap PMI Kabupaten Bengkulu Selatan terus meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan dan hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan," ujar Susmanto.
Harapan pada Kepengurusan Baru
Susmanto menutup sambutannya dengan harapan agar musyawarah menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi. Ia menyebut pentingnya kepengurusan yang mampu membawa PMI Bengkulu Selatan lebih maju dan solid.
"Melalui pelaksanaan Musyawarah Kabupaten PMI Tahun 2026 ini, diharapkan lahir keputusan-keputusan terbaik, program kerja yang terarah, serta kepengurusan yang mampu membawa PMI Kabupaten Bengkulu Selatan semakin maju, solid, dan dengan fisi yg lebih baik lagi," tutupnya.
Komitmen Pemkab Bengkulu Selatan terhadap PMI tercermin dari kehadiran Sekda dan jajaran Forkopimda dalam forum tersebut. Dukungan itu mencakup peran PMI sebagai mitra pemerintah dalam pelayanan kepada masyarakat, termasuk penyediaan darah bagi warga yang membutuhkan.