Pencarian

FUTR Tambah Dua Lini Bisnis Baru, Bidik Panas Bumi hingga PLTS

Jumat, 06 November 2026 • 09:07:01 WIB
FUTR Tambah Dua Lini Bisnis Baru, Bidik Panas Bumi hingga PLTS
Perubahan anggaran dasar FUTR mencantumkan aktivitas perusahaan induk sebagai kegiatan usaha utama.

BENGKULU — PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) menambah dua kegiatan usaha baru, yakni aktivitas perusahaan induk dan administrasi kantor, guna mendukung ekspansi di sektor energi baru terbarukan serta infrastruktur hijau berkelanjutan. Langkah ini ditempuh lewat perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar perseroan yang mencantumkan aktivitas perusahaan induk sebagai kegiatan usaha utama.

Perubahan anggaran dasar menjadi pintu masuk bagi FUTR untuk memperluas mandat usaha. Dua kegiatan yang ditambahkan adalah aktivitas perusahaan induk dengan kode KBLI 64210 serta aktivitas administrasi kantor dan penunjang kantor berkode KBLI 82100. Manajemen menyampaikan perubahan ini melalui prospektus yang diterbitkan pada Kamis (5/11/2026).

Fungsi Perusahaan Induk yang Baru

Dengan masuknya KBLI 64210, FUTR akan menjalankan fungsi kepemilikan dan pengendalian terhadap entitas anak maupun calon entitas anak dalam satu kelompok usaha. Cakupannya tidak sekadar memegang saham, tetapi juga mengelola portofolio investasi dan mengoordinasikan strategi antar-entitas.

Pengawasan terhadap entitas dalam kelompok usaha turut menjadi bagian dari mandat baru tersebut. Manajemen menegaskan aktivitas perusahaan induk akan dicantumkan sebagai kegiatan usaha utama perseroan dalam Pasal 3 Anggaran Dasar.

Arah Ekspansi ke Energi Terbarukan

Penambahan lini bisnis ini diarahkan untuk menopang ekspansi di sektor energi baru terbarukan dan infrastruktur hijau berkelanjutan. FUTR membidik proyek panas bumi hingga pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai bagian dari rencana pertumbuhan usahanya.

Struktur holding dinilai memudahkan perseroan menampung berbagai proyek EBT yang biasanya berbentuk entitas terpisah. Setiap proyek dapat berdiri sebagai anak perusahaan dengan pembukuan dan manajemen risiko sendiri, sementara induk mengatur alokasi modal serta prioritas investasi.

Mengapa Struktur Holding Relevan

Proyek panas bumi dan PLTS punya karakter berbeda: panas bumi menuntut modal besar dan waktu pengembangan panjang, sedangkan PLTS relatif lebih cepat dibangun namun bergantung pada ketersediaan lahan dan jaringan. Holding memungkinkan FUTR memisahkan risiko keduanya tanpa mencampur neraca induk.

Kegiatan administrasi kantor dan penunjang kantor (KBLI 82100) melengkapi struktur tersebut. Lini ini menaungi fungsi-fungsi back office yang menopang operasional kelompok usaha, dari pengelolaan dokumen hingga layanan pendukung kantor.

Bagi investor, penambahan kegiatan usaha membuka ruang bagi FUTR untuk mencatatkan pendapatan dari sumber yang lebih beragam, tidak hanya bergantung pada satu segmen. Namun realisasinya bergantung pada seberapa cepat perseroan mengunci proyek EBT dan menyiapkan pendanaannya. Perubahan anggaran dasar ini menjadi langkah administratif awal sebelum ekspansi berjalan lebih jauh.

Follow lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks