SELUMA — Kesatuan Mahasiswa Peduli Kebijakan Sosial (KMPKS) Bengkulu meminta Bupati Seluma membuka ruang dialog publik untuk membahas arah pembangunan daerah. Permintaan ini disampaikan menyusul banyaknya infrastruktur seperti jembatan dan jalan yang dinilai belum mendapat perhatian optimal dari pemerintah kabupaten.
Ketua KMPKS Bengkulu menilai kondisi tersebut kontras dengan semangat gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat. Salah satu contohnya terjadi di Desa Gunung Mesir, di mana warga secara mandiri membangun akses infrastruktur yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah.
Organisasi mahasiswa ini menegaskan bahwa gotong royong tidak bisa dijadikan alasan untuk mengabaikan tanggung jawab penyelenggaraan pemerintahan. Upaya warga memenuhi kebutuhan infrastruktur secara swadaya disebut sebagai evaluasi serius bagi para pejabat daerah.
"Semangat dan upaya masyarakat dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur secara swadaya semestinya menjadi tamparan sekaligus pengingat bahwa masih ada persoalan pembangunan yang perlu segera diperhatikan," kata Ketua KMPKS Bengkulu.
Persoalan pembangunan di Kabupaten Seluma dinilai tidak hanya terjadi di Desa Gunung Mesir. KMPKS Bengkulu menyoroti sejumlah wilayah lain yang juga membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah daerah.
Beberapa kawasan yang disebut belum merata pembangunannya meliputi Ulu Alas, Ulu Talo, Lubuk Resam, hingga Padang Capo. Berbagai kebutuhan masyarakat di daerah-daerah tersebut dinilai masih perlu mendapatkan prioritas penanganan.
Melalui tantangan ini, KMPKS Bengkulu berharap dialog dengan Bupati Seluma dapat menjadi ruang aspirasi bagi masyarakat. Pembahasan difokuskan pada pemerataan infrastruktur di seluruh kecamatan, bukan hanya di pusat kota.
"Saya selaku Ketua KMPKS Bengkulu menantang Bupati Seluma untuk melakukan dialog dan diskusi secara terbuka guna membahas perencanaan pembangunan Kabupaten Seluma," ujarnya.
Dialog tersebut diharapkan mampu merumuskan arah dan prioritas pembangunan yang lebih berpihak pada kebutuhan warga di wilayah pelosok. KMPKS Bengkulu menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam setiap persoalan mendasar masyarakat, termasuk akses jalan dan jembatan yang layak.