Gerak Cepat Helmi-Mian di Tengah Pemangkasan DAU, Jalan Hotmix hingga Ambulans Desa Jadi Prioritas di Bengkulu

Penulis: Yasir  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:01:32 WIB
Warga melintasi ruas jalan hotmix hasil perbaikan Pemerintah Provinsi Bengkulu di Desa Dusun Baru, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma.

BENGKULU — Di tengah keterbatasan fiskal akibat pemangkasan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Transfer ke Daerah (TKD), Pemerintah Provinsi Bengkulu tetap menggenjot pembangunan fisik. Program unggulan Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian yang bertajuk "Bantu Rakyat" ini menyasar langsung kebutuhan dasar masyarakat di kabupaten dan kota.

Peningkatan kualitas jalan hotmix menjadi salah satu bukti yang paling terasa. Warga Desa Dusun Baru, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Nanto, mengaku jalan provinsi di wilayahnya yang bertahun-tahun rusak kini telah diperbaiki.

"Alhamdulillah terimakasih pak Gub Helmi Hasan jalan didaerah kami sudah bagus dan mulus. Ini bukti nyata kalau pak Gub benar-benar bekerja untuk rakyatnya," ungkap Nanto kepada media, baru-baru ini.

Ambulans Desa dan Respons Cepat Layanan Kesehatan

Di sektor kesehatan, pemerintah mendorong peningkatan pelayanan melalui program ambulans gratis di setiap desa. Langkah ini dinilai memudahkan mobilitas warga pedesaan yang membutuhkan akses cepat ke fasilitas kesehatan.

Suryati, warga Kabupaten Kepahiang, menuturkan bahwa respons pemerintah terhadap keluhan pelayanan rumah sakit kini jauh lebih cepat. "Kalau dulu kita berobat di Rumah Sakit sering kesulitan pelayanannya ribet. Tapi sekarang kalau kita lapor pak Gub, cepat langsung ditindaklanjuti," terangnya.

Pengawasan PPDB dan Dukungan untuk UMKM Lokal

Perhatian juga diberikan pada sektor pendidikan, khususnya dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). M. Zainal, seorang wali murid, menilai pemerintah provinsi sigap meminimalisir indikasi kecurangan di lapangan.

Sementara itu, geliat ekonomi kerakyatan mulai terasa dari ramainya agenda event di Kota Bengkulu. Mirna, pedagang minuman dan cimol di kawasan Sport Center Bengkulu, mengaku kebijakan ini berdampak langsung pada pendapatannya. "Karena bila daerahnya ramai kegiatan event, tentu berdampak positif bagi pelaku UMKM," tuturnya.

Petani dan Nelayan Masuk Prioritas Pembangunan

Di sektor pertanian, para petani didorong untuk lebih produktif. Sugeng Hartanto, petani asal Kabupaten Rejang Lebong, menyebut banyak bantuan yang kini diterima kelompok tani. Begitu pula dengan masyarakat pesisir yang menjadi perhatian khusus, mengingat potensi kelautan yang besar untuk memperkuat perekonomian daerah.

Direktur Lembaga Edukasi dan Kajian Daerah (LEKAD), Anugerah Wahyu, SH, menilai gerak cepat Helmi-Mian menjadi harapan baru bagi Bengkulu. Menurutnya, tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi program agar tepat sasaran dan transparan.

"Meski keterbatasaan anggaran saat ini. Namun dalam setahun terakhir kepemimpinan Gubernur Helmi dan Wagub Mian sudah berjalan sangat baik, contohnya untuk pembangunan infrastuktur jalan kabupaten/kota mulai berangsur membaik dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Ini bukti nyata bahwa pak Gubernur Helmi bekerja Bantu Rakyat," jelas Wahyu.

Reporter: Yasir
Sumber: rakyatdaerah.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top