BENGKULU — Target ambisius dicanangkan KONI Provinsi Bengkulu untuk ajang olahraga nasional tertinggi. Enam medali emas menjadi angka yang harus dicapai kontingen Bengkulu pada PON 2028 mendatang, sebuah lonjakan signifikan yang menuntut persiapan matang jauh-jauh hari.
Tengku Zulkarnain menyebut pembinaan yang konsisten menjadi kunci utama untuk mewujudkan target tersebut. Menurutnya, dukungan yang diberikan tidak boleh berhenti pada fasilitas latihan semata, melainkan harus menyentuh aspek kesejahteraan para atlet dan pelatih.
Ketua KONI Bengkulu menegaskan kesiapannya untuk mengalokasikan anggaran khusus sebagai bentuk kompensasi atas dedikasi para atlet dan pelatih. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga motivasi dan semangat juang mereka dalam menghadapi berbagai kejuaraan menuju PON.
“Kalau memang diperlukan, kita keluarkan anggaran untuk kompensasi kepada mereka, termasuk para pelatihnya,” tegas Tengku Zulkarnain dalam pernyataannya, Kamis (13/2/2025).
Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi nyata atas kerja keras yang telah dilakukan selama ini. KONI menilai kesejahteraan yang terjamin akan berdampak langsung pada peningkatan performa atlet di lapangan.
Keberhasilan target enam medali emas pada PON 2028 tidak bisa dipikul oleh KONI seorang diri. Tengku Zulkarnain menekankan perlunya sinergi kuat antara pemerintah daerah, seluruh cabang olahraga, pelatih, atlet, hingga masyarakat Bengkulu.
“Kita akan menargetkan pada PON 2028 mendatang mendapatkan enam medali emas. Maka dari itu, mulai dari sekarang kita harus mendukung para atlet yang ada di Provinsi Bengkulu ini,” ujarnya.
Dengan persiapan yang dimulai sejak dini dan dukungan yang solid dari berbagai elemen, target tersebut dinilai bukan sekadar harapan kosong. Optimisme tinggi diusung KONI bahwa prestasi olahraga Bengkulu akan terus menanjak melalui kerja keras dan pembinaan yang konsisten.