BENGKULU — Portal ASN Digital BKN di asndigital.bkn.go.id kini mewajibkan verifikasi Multi-Factor Authentication (MFA) bagi setiap ASN yang masuk ke layanan manajemen kepegawaian. Pengguna perlu menyiapkan aplikasi authenticator di ponsel untuk memperoleh kode OTP setiap kali login. Berikut panduan lengkap aktivasi MFA sekaligus langkah yang bisa ditempuh jika gagal masuk.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengembangkan ASN Digital sebagai platform terpadu yang menampung berbagai layanan manajemen kepegawaian. Lewat satu akun, ASN bisa mengakses sejumlah fasilitas digital tanpa harus membuka banyak portal terpisah.
Lapisan keamanan MFA ditambahkan untuk menangkal phishing, peretasan akun, pencurian data, hingga serangan siber lain yang menyasar data kepegawaian. Sistem ini meminta verifikasi lebih dari satu tahap sebelum pengguna diizinkan masuk.
ASN Digital merupakan portal resmi yang dikelola BKN dan menjadi salah satu pintu utama layanan digital manajemen ASN. Di dalamnya tersedia sejumlah pilihan layanan serta fasilitas masuk memakai akun ASN.
Mekanisme MFA sudah tertanam dalam sistem tersebut. Fungsinya melindungi data pengguna dari berbagai ancaman keamanan digital yang terus berkembang.
ASN yang akunnya sudah aktif dan MFA-nya menyala bisa langsung masuk melalui portal resmi. Ikuti urutan berikut:
Kode OTP hanya diminta ketika MFA pengguna sudah dalam kondisi aktif. Kalau belum diaktifkan, sistem cukup meminta username dan password.
Multi-Factor Authentication meminta pengguna melakukan verifikasi lebih dari satu tahap saat mengakses layanan digital. Pengaktifannya dilakukan langsung lewat petunjuk MFA yang tersedia di portal ASN Digital.
Pada proses tersebut, akun akan dihubungkan dengan aplikasi authenticator di perangkat pengguna. Setelah terhubung, aplikasi itu yang menghasilkan kode OTP setiap kali login.
Dua masalah paling umum adalah lupa password dan kode OTP yang tidak cocok. Untuk password, gunakan fitur pemulihan akun yang tersedia di portal agar akses bisa dibuka kembali tanpa membuat akun baru.
Jika kode OTP bermasalah, pastikan waktu di ponsel sudah sinkron dengan waktu server dan aplikasi authenticator masih terpasang di perangkat yang sama. Kode OTP juga memiliki masa berlaku singkat, sehingga harus dimasukkan sebelum kedaluwarsa.
Siapkan aplikasi authenticator sebelum memulai proses aktivasi MFA. Simpan juga kode cadangan yang diberikan sistem di tempat aman, karena kode itu jadi jalan masuk alternatif bila ponsel hilang atau aplikasi terhapus.
Pastikan koneksi internet stabil dan buka portal hanya melalui alamat resmi asndigital.bkn.go.id. Hindari memasukkan kredensial di tautan yang dikirim lewat pesan tidak dikenal.
Mengaktifkan MFA sejak awal membuat akses layanan kepegawaian lebih aman sekaligus lancar saat dibutuhkan.