Review Chery Tiggo Cross 1.500 cc: Fitur Lengkap, Harga Mulai Rp289,5 Juta

Penulis: Saiful  •  Rabu, 23 September 2026 | 14:04:01 WIB
Chery Tiggo Cross varian premium dibanderol Rp289,5 juta dengan mesin 1.500 cc naturally aspirated dan transmisi CVT bertenaga 114 HP.

BENGKULU — Chery Tiggo Cross tipe premium dibanderol Rp289,5 juta dan sudah membawa 15 fitur ADAS, kamera 360, hingga sunroof. SUV small ini mengandalkan mesin 1.500 cc naturally aspirated dengan transmisi CVT bertenaga 114 HP dan torsi 138 Nm. Tim Moladin menguji langsung unit pre-production untuk mengukur performa, konsumsi BBM, dan kenyamanannya di jalanan Indonesia.

Pengujian dilakukan Moladin terhadap Chery Tiggo Cross varian premium yang dijual Rp289.500.000. Unit yang dipakai masih berstatus pre-production, sehingga sejumlah detail bisa berubah pada versi produksi massal. Pengujian mencakup akselerasi, tanjakan berisi penumpang, konsumsi bahan bakar, hingga kekedapan kabin.

Mesin 1.500 cc NA dengan Transmisi CVT

Chery Tiggo Cross memakai mesin bensin 1.500 cc naturally aspirated empat silinder. Tenaga disalurkan ke roda depan lewat transmisi CVT, dengan output 114 HP dan torsi puncak 138 Nm.

Angka itu tergolong moderat untuk ukuran SUV. Karakternya lebih diarahkan ke pemakaian harian ketimbang akselerasi agresif.

Akselerasi 0-100 km/jam Tembus 15,7 Detik

Dalam pengujian, Tiggo Cross mencatat waktu 0-100 km/jam selama 15,7 detik. Untuk jarak 201 meter, SUV ini butuh 13,4 detik.

Respons tenaganya masih memadai untuk kebutuhan sehari-hari, seperti menyalip atau berakselerasi dari lampu merah. Hanya saja, jangan berharap dorongan yang instan.

Uji Tanjakan dengan Empat Penumpang

Moladin menguji kemampuan Tiggo Cross menanjak dengan empat orang di kabin, total bobot sekitar 422 kg. SUV ini menuntaskan tanjakan dalam 26,07 detik.

Akselerasinya terasa lambat, tetapi masih cukup untuk menunjang mobilitas harian. Tidak ada mode berkendara khusus untuk mengatur karakter mesin.

Steering Force Dua Mode: Comfort dan Sport

Sebagai gantinya, pengemudi bisa mengatur bobot setir lewat fitur steering force. Ada dua pilihan: Comfort yang membuat setir ringan, dan Sport yang memberi bobot lebih berat.

Pengaturan ini bisa disesuaikan dengan kondisi jalan maupun preferensi pengemudi.

Konsumsi BBM 11,9 km/liter di Dalam Kota

Untuk rute dalam kota, Tiggo Cross mencatat konsumsi 11,9 km/liter. Di jalan tol, angkanya naik menjadi 15,5 km/liter.

Selisih itu wajar mengingat lalu lintas dalam kota lebih beragam. Untuk ukuran small SUV bermesin 1.500 cc NA, efisiensinya tergolong kompetitif.

Angka aktual bisa berbeda tergantung kepadatan lalu lintas, muatan, dan gaya berkendara.

Bantingan Kaku di Polisi Tidur, Nyaman di Jalan Rusak

Karakter suspensi Tiggo Cross terasa kaku saat melewati polisi tidur, terutama di bagian belakang. Namun, saat melintasi jalan berlubang atau tidak rata, bantingannya justru lebih nyaman dan mobil tetap stabil.

Kekedapan Kabin 74,1 dB pada 30 km/jam

Tingkat kebisingan kabin tercatat 74,1 dB saat melaju 30 km/jam. Angka ini diambil dari unit pre-production, jadi masih ada kemungkinan perbaikan pada bagian pintu atau lantai bagasi di versi produksi.

Jok semi-bucket dinilai nyaman dengan busa empuk meski ukurannya tidak terlalu besar. Posisi duduk tetap terasa pas untuk perjalanan jauh.

Fitur ADAS dan Kamera 360

Dari sisi fitur, Tiggo Cross membawa 15 macam ADAS, kamera 360 dengan kualitas gambar jernih, electric parking brake, dan sunroof. Bagasi menampung 519 liter, cukup lega untuk kebutuhan keluarga.

Desain eksterior dan interior disebut sebagai peningkatan signifikan dibanding model pendahulunya, Chery 35X.

Value for Money di Segmen Small SUV

Dengan harga mulai Rp289,5 juta, Chery Tiggo Cross menawarkan kelengkapan fitur dan dimensi yang bersaing di segmen small SUV. Kombinasi ADAS, kamera 360, dan ruang kabin menjadi nilai jual utamanya.

Bagi konsumen yang mengutamakan fitur dan kenyamanan harian ketimbang performa mesin, Tiggo Cross layak masuk daftar pertimbangan.

Reporter: Saiful
Sumber: moladin.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top