BENGKULU — Kisah zombie biasanya identik dengan aksi kejar-kejaran dan darah, tapi My Daughter is a Zombie menawarkan sudut pandang berbeda. Film ini berfokus pada hubungan emosional antara seorang ayah dan anak perempuannya yang terinfeksi virus mematikan tersebut.
Lee Jung-hwan (Cho Jung-seok) adalah penjaga satwa di Seoul Zoo dan ayah tunggal dari Soo-ah (Choi Yu-ri). Ketika wabah melanda dan sang putri terinfeksi, Jung-hwan memilih untuk tidak menyerah. Ia membawa Soo-ah ke desa tempat ibunya tinggal untuk bersembunyi dari perburuan massal terhadap orang-orang yang terinfeksi.
Sinopsis: Latih Insting di Tengah Wabah
Meski secara fisik telah berubah, Soo-ah masih menunjukkan sisa-sisa kemanusiaan. Ia merespons suara sang ayah, mengingat kebiasaan lama, dan memperlihatkan emosi. Hal ini meyakinkan Jung-hwan bahwa putrinya belum sepenuhnya hilang.
Berbekal pengalamannya melatih hewan, Jung-hwan berupaya melatih Soo-ah untuk mengendalikan naluri dan tidak menyerang manusia. Ia dibantu oleh sang ibu, Bam-soon (Lee Jung-eun), dan sahabatnya, Dong-bae. Mereka harus menyembunyikan keberadaan Soo-ah dari warga desa yang ketakutan.
Dari Webtoon ke Layar Lebar
Film ini diadaptasi dari webtoon berjudul sama yang pertama kali terbit di Naver Webtoon pada 2018. Karya Lee Yun-chang tersebut menarik perhatian berkat perpaduan cerita zombie dengan komedi dan drama keluarga.
Sutradara Pil Gam-seong membawa premis tersebut ke format sinema. Versi filmnya tetap mempertahankan karakter dan inti cerita asli, namun dikemas dengan balutan komedi, aksi, dan drama keluarga yang lebih sinematik.
Kombinasi Genre yang Menyentuh
Bagi penonton yang mencari tontonan zombie dengan nuansa hangat, My Daughter is a Zombie bisa menjadi pilihan. Film ini menyajikan pertanyaan moral tentang batas kemanusiaan dan sejauh mana cinta orang tua mampu bertahan.
Pertanyaan besarnya, sanggupkah Jung-hwan melindungi putrinya yang telah berubah? Saksikan perjuangan mereka secara lengkap. My Daughter is a Zombie kini dapat ditonton secara streaming di Vidio.