BENGKULU — Rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Regional di Provinsi Bengkulu memasuki tahap pendalaman kajian. Rapat koordinasi yang digelar di lingkungan Kantor Gubernur itu memfokuskan pembahasan pada penyelesaian dokumen, penentuan lokasi, hingga penyusunan sistem tata kelola agar fasilitas nantinya bisa beroperasi secara berkelanjutan.
Khairil Anwar menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa ditunda lagi. Ia meminta seluruh instansi terkait bergerak sigap dan terkoordinasi untuk menuntaskan berbagai persyaratan yang menjadi fondasi pembangunan.
"Persoalan sampah merupakan hal yang sangat mendesak untuk segera ditangani. Karena itu, kita perlu mengambil langkah yang sigap dan terkoordinasi, termasuk mempercepat penyelesaian dokumen dan persyaratan pendukung yang dibutuhkan," ujar Khairil.
Lokasi Jadi Kunci Tahapan Berikutnya
Kepastian lahan menjadi salah satu faktor krusial yang disorot dalam rapat. Menurut Khairil, penetapan lokasi akan menjadi dasar penentu untuk melangkah ke tahapan pembangunan berikutnya. Tanpa kejelasan lahan, proses perencanaan teknis dan penganggaran sulit dieksekusi.
Selain lokasi, dokumen pendukung dan kesepakatan antar-pemangku kepentingan juga dikebut. Hal ini diperlukan agar pengelolaan TPST nantinya tidak tumpang tindih dan bisa berjalan efektif dalam jangka panjang.
Dukungan dari Anggota MPR RI
Rencana pembangunan ini mendapat respons positif dari Anggota MPR RI Fraksi Partai NasDem, Hj. Erna Sari Dewi, S.E., M.H. Ia menilai keberadaan TPST Regional tidak bisa diwujudkan hanya oleh satu pihak, melainkan butuh kolaborasi semua elemen.
"Kita bersama-sama dan berkolaborasi dalam membangun Bengkulu. Untuk mewujudkan pembangunan TPST ini, tentu diperlukan sinergi seluruh pihak agar prosesnya dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Erna.
Ia berharap koordinasi yang sudah terbangun terus diperkuat. Dengan begitu, berbagai kebutuhan pembangunan—mulai dari kelengkapan administrasi hingga kepastian lahan—dapat segera dituntaskan dan ditindaklanjuti.
Target: Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu
Pembangunan TPST Regional diharapkan menjadi jawaban atas persoalan sampah yang kian mendesak di Bengkulu. Fasilitas ini dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk menghadirkan sistem pengolahan yang lebih terpadu, efektif, dan ramah lingkungan.
Dengan adanya TPST, pengelolaan sampah tidak lagi sekadar angkut dan buang di tempat pemrosesan akhir, melainkan bisa diolah lebih lanjut. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Bengkulu dalam memperkuat infrastruktur lingkungan di daerah.