Bengkulu Selatan menjadi satu-satunya wilayah di Bengkulu yang mengalami udara kabur pada dua waktu sekaligus: pagi dan malam hari. Suhu di wilayah ini tergolong paling rendah, yakni 19–25°C, dengan potensi hujan (rain symbol). Puncak kondisi kritis terjadi pada pagi hari (05.00–08.00 WIB) saat kabut tebal membatasi jarak pandang, terutama di ruas jalan menuju Manna dan sekitarnya. Meski siang hari diprediksi cerah, jangan lengah—malam hari kabut kembali menyelimuti, sehingga aktivitas di luar rumah sebaiknya selesai sebelum pukul 17.30 WIB.
Dua wilayah ini punya pola serupa: cerah di pagi dan siang, lalu berawan pada malam dengan potensi hujan. Kaur mencatat suhu 22–29°C, sedangkan Kota Bengkulu lebih hangat di angka 24–30°C—menjadikannya wilayah terpanas hari ini. Bagi warga Kota Bengkulu yang berencana beraktivitas di luar pada malam hari, seperti berdagang di Pasar Panorama atau bersantai di Pantai Panjang, disarankan membawa jas hujan atau payung lipat sejak pukul 17.00 WIB. Sementara di Kaur, petani kelapa sawit bisa memanfaatkan cuaca cerah di siang untuk panen, namun perlu mengamankan hasil sebelum malam tiba.
Kepahiang menjadi satu-satunya wilayah yang tidak berpotensi hujan hari ini. Pagi cerah berawan, siang cerah, namun malam hari berpotensi kabut atau asap dengan suhu 20–29°C. Kondisi ini cukup umum di daerah dataran tinggi seperti Kepahiang. Bagi pengendara yang melintasi jalur Curup–Kepahiang pada malam hari, tetap waspada terhadap penurunan jarak pandang mendadak, meski tidak separah di Bengkulu Selatan.
| Kota/Kabupaten | Pagi | Siang | Malam | Suhu | Potensi Hujan |
|---|---|---|---|---|---|
| Bengkulu Selatan | Udara Kabur | Cerah | Udara Kabur | 19–25°C | Ya |
| Kaur | Cerah | Cerah | Berawan | 22–29°C | Ya |
| Kepahiang | Cerah Berawan | Cerah | Kabut/Asap | 20–29°C | Tidak |
| Kota Bengkulu | Cerah | Cerah | Berawan | 24–30°C | Ya |
Sumber: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) — bmkg.go.id