Target 1.095 Titik Lampu Jalan di Kota Bengkulu Dikebut, 450 Unit Terpasang hingga Pertengahan 2026

Penulis: Yasir  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 16:53:01 WIB
Pemasangan 450 unit lampu jalan di Bengkulu telah selesai dari target 1.095 titik hingga pertengahan 2026.

BENGKULU — Jalan-jalan di Kota Bengkulu berangsur lebih terang. Dinas Perhubungan (Dishub) setempat mencatat 450 unit lampu penerangan jalan umum (PJU) sudah terpasang dari total target 1.095 titik yang direncanakan sepanjang tahun 2026.

Kepala Dishub Kota Bengkulu, Toni Hastri Putra, optimistis seluruh pemasangan rampung sebelum tahun berganti. Tim di lapangan terus bergerak secara bertahap untuk memastikan pemerataan penerangan di setiap kawasan.

“Untuk pemasangan lampu PJU di wilayah Kota Bengkulu, alhamdulillah sekitar 450 unit sudah kita realisasikan untuk tahun ini dari sekitar 1.095 titik lampu. In syaa Allah akan tercapai,” ujar Toni.

Usulan Warga Jadi Acuan Pemasangan

Menariknya, penentuan lokasi lampu tidak sepenuhnya ditentukan dari atas. Dishub mengakomodasi usulan langsung dari masyarakat. Warga bisa mengirimkan permintaan lewat pesan WhatsApp hingga proposal resmi yang disampaikan ke kepala daerah.

Setelah usulan masuk, tim Dishub tidak langsung memasang. Mereka melakukan survei dan kajian lapangan terlebih dahulu. Langkah ini untuk memastikan setiap titik benar-benar dibutuhkan dan tepat sasaran.

Dampak: Keamanan dan Aktivitas Malam Warga

Program penerangan masif ini diharapkan memberi dampak langsung bagi warga Bengkulu. Jalan yang terang benderang disebut mampu menekan risiko kecelakaan lalu lintas di malam hari. Potensi tindak kriminalitas di titik-titik gelap juga bisa diminimalisir.

Pemerintah kota juga mendorong agar aktivitas ekonomi dan sosial warga tetap produktif meski hari sudah gelap. Warung, pasar malam, dan pusat keramaian lain diharapkan mendapat efek positif dari proyek ini.

Pemasangan Bertahap hingga Akhir Tahun

Dishub Kota Bengkulu menargetkan sisa 645 titik lampu akan terpasang secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Tim teknis terus memprioritaskan kawasan yang selama ini minim penerangan dan masuk dalam usulan prioritas warga.

Dengan sistem yang berbasis aspirasi langsung, program ini menjadi salah satu contoh kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur dasar perkotaan.

Reporter: Yasir
Sumber: radarbengkulu.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top