SELUMA — Akses utama warga menuju pusat kecamatan dan fasilitas umum di Kecamatan Seluma Utara akhirnya mendapat kepastian penanganan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seluma, M. Saipullah, menyatakan bahwa dokumen perencanaan proyek perbaikan jalan amblas di Talang Rami sedang dalam tahap finalisasi.
"Saat ini dokumen perencanaannya sedang dikerjakan, insya Allah dalam dua hari ini selesai," ujar Saipullah, Kamis (14/5).
Proyek ini akan difokuskan pada pemasangan dinding penahan tanah (DPT) di titik longsor. Langkah ini diambil untuk memperkuat struktur tanah dasar jalan agar tidak terjadi longsor susulan yang bisa memutus total akses antarwilayah.
Pemkab Seluma mengalokasikan dana sebesar Rp190 juta dari APBD murni tahun anggaran 2026 untuk proyek ini. Saipullah menegaskan bahwa jika tidak ada kendala administrasi, pelaksanaan fisik atau titik nol pekerjaan ditargetkan dimulai pada akhir bulan ini.
"Insya Allah, akhir bulan Mei ini sudah mulai titik nol pekerjaan," tegasnya.
Kerusakan jalan di ruas Talang Rami-Dusun Baru terjadi sejak tahun 2025. Kondisi jalan yang amblas membuat warga kesulitan mengangkut hasil pertanian dan menjangkau layanan pendidikan serta kesehatan di pusat kecamatan.
Jalur ini merupakan satu-satunya akses darat yang menghubungkan Desa Talang Rami dengan Kelurahan Dusun Baru. Selama masa kerusakan, warga terpaksa menggunakan jalan alternatif yang lebih panjang dan tidak layak dilalui kendaraan roda empat.
Kepala Dinas PUPR berharap perbaikan ini bisa mengembalikan mobilitas masyarakat secara normal. Ia menyebut kelancaran akses jalan sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian desa, terutama distribusi hasil pertanian dari petani ke pasar.
Pemkab Seluma berjanji akan mengawal proses pengerjaan agar sesuai spesifikasi teknis. Jika tahapan administrasi rampung sesuai jadwal, pengerjaan fisik akan berlangsung hingga beberapa pekan ke depan.