Data Keluarga Berisiko Stunting di Bengkulu Utara Membengkak Jadi 9.025, BKKBN dan Pemkab Perkuat Kolaborasi Lewat Program GENTING

Penulis: Fajar  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 12:39:02 WIB
Kepala BKKBN Provinsi Bengkulu melakukan kunjungan kerja untuk percepatan penurunan stunting di Bengkulu Utara.

BENGKULU UTARA — Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. Zamhir Setiawan, melakukan kunjungan kerja perdana ke Kabupaten Bengkulu Utara pada Selasa (19/5/2026). Kunjungan ini bertujuan memperkuat dukungan terhadap Program Bangga Kencana sekaligus membahas strategi percepatan penurunan stunting di daerah tersebut.

Rombongan BKKBN yang juga didampingi Plt Sekretaris Weldi Suisno dan Ketua Tim Kerja Penggerakan Masyarakat Edi Sofyan diterima langsung oleh Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata bersama Sekda Fitriyansyah dan jajaran di kantor bupati.

Lonjakan Data Keluarga Berisiko Stunting

Berdasarkan hasil Pendataan Keluarga 2025, tercatat 9.025 keluarga berisiko stunting dari total 88.791 keluarga yang didata. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 7.787 keluarga berisiko dari 88.548 keluarga.

Kenaikan ini menjadi perhatian serius kedua pihak. Bupati Arie Septia Adinata menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Insyaallah sinergisitas seperti ini yang kita inginkan, agar percepatan penurunan stunting di Bengkulu Utara ini bisa kita atasi,” ujar Arie Septia Adinata.

Program GENTING: Gotong Royong Cegah Stunting

Menghadapi kondisi itu, BKKBN Provinsi Bengkulu mendorong penguatan kolaborasi melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Program ini mengajak masyarakat, komunitas, dan sektor swasta untuk menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting.

Bantuan yang diberikan meliputi asupan nutrisi, edukasi, akses air bersih, sanitasi sehat, hingga perbaikan rumah layak huni. Pendekatan ini dinilai lebih komprehensif karena stunting tidak semata-mata persoalan gizi.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. Zamhir Setiawan, menyebut kunjungan ini sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Pemkab Bengkulu Utara terhadap program Bangga Kencana.

“Dalam kunjungan ke Bengkulu Utara ini sebagai apresiasi atas prestasi yang luar biasa terkait dengan dukungan Program Bangga Kencana di Provinsi Bengkulu,” kata dr. Zamhir.

Komitmen Lingkungan: Pengelolaan Sampah Ikut Diteken

Dalam kesempatan yang sama, BKKBN Provinsi Bengkulu dan Pemkab Bengkulu Utara juga menandatangani komitmen bersama terkait pengelolaan sampah. Langkah ini diambil karena kualitas lingkungan yang bersih dan sehat dinilai turut mempengaruhi upaya pencegahan stunting.

Penandatanganan komitmen tersebut menjadi sinyal bahwa penanganan stunting di Bengkulu Utara tidak hanya berfokus pada intervensi gizi, tetapi juga pada perbaikan sanitasi dan kelestarian lingkungan demi menciptakan generasi yang lebih berkualitas.

Reporter: Fajar
Sumber: ewarta.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top