BENGKULU UTARA — Program Jumat Curhat yang digelar Polres Bengkulu Utara berlangsung di tengah suasana keakraban antara personel kepolisian dan masyarakat. Dalam sesi dialog, warga menyampaikan beragam persoalan yang mereka hadapi sehari-hari, mulai dari keamanan lingkungan, kenakalan remaja, hingga penyalahgunaan narkoba.
Tidak hanya itu, persoalan tertib berlalu lintas dan pelayanan kepolisian juga menjadi topik yang diangkat warga. Masyarakat menilai kegiatan ini sebagai sarana komunikasi yang efektif untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah mereka.
Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Jumat Curhat merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Melalui program ini, setiap masukan dan keluhan yang disampaikan warga dapat segera ditindaklanjuti.
“Jumat Curhat menjadi ruang komunikasi terbuka antara Polri dan masyarakat, sehingga setiap masukan maupun keluhan dapat segera ditindaklanjuti demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.
Polres Bengkulu Utara menekankan bahwa respons cepat terhadap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat menjadi prioritas. Dengan mendengarkan langsung keluhan warga, kepolisian berharap dapat mengambil langkah preventif sebelum masalah meluas.
Kegiatan yang berlangsung aman dan tertib ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat terus terjalin. Polres Bengkulu Utara berkomitmen membangun komunikasi humanis dan meningkatkan pelayanan demi mewujudkan Polri yang Presisi dan dicintai masyarakat.