Suzuki Katana hingga Daihatsu Taft, 5 SUV Bekas Era 90-an Harga di Bawah Rp70 Juta dan Pajak Ringan

Penulis: Yasir  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 09:18:31 WIB
Suzuki Katana dan Daihatsu Taft, SUV bekas era 90-an dengan harga di bawah Rp70 juta.

BENGKULU — Pasar mobil bekas Indonesia masih menyimpan sejumlah harta karun bagi penggemar SUV klasik. Beberapa model ikonik dari pabrikan Jepang yang populer di era 90-an hingga awal 2000-an kini dibanderol dengan harga yang sangat ramah kantong, bahkan setara dengan motor matic 160cc hingga 250cc anyar. Yang lebih menarik, pajak tahunan kendaraan-kendaraan ini tergolong ringan karena nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) yang sudah rendah.

Harga Mirip Motor, Pajak di Bawah Rp 2 Juta

Lima SUV yang dimaksud adalah Suzuki Katana, Daihatsu Taft, Suzuki Vitara (generasi awal), Mitsubishi Pajero Mini, dan Toyota Kijang SUV (generasi Kijang Kapsul). Di pasaran, banderolnya berkisar antara Rp 35 juta hingga Rp 65 juta tergantung kondisi dan tahun produksi. Pajak tahunan untuk model-model ini rata-rata hanya Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta per tahun, jauh lebih murah dibandingkan mobil baru sekelasnya.

Dengan budget yang sama, calon pembeli saat ini lebih memilih motor matic baru. Namun bagi yang membutuhkan kendaraan roda empat untuk mobilitas keluarga atau aktivitas outdoor, opsi SUV bekas ini menawarkan nilai lebih dalam hal kapasitas dan durabilitas mesin.

Waspada Trik Oli Kental di Showroom Nakal

Meski harganya menggiurkan, membeli SUV bekas usia 15-25 tahun menyimpan risiko tersendiri. Salah satu modus penipuan yang paling sering ditemui adalah penggunaan oli dengan viskositas sangat tinggi untuk menutupi kerusakan mesin. Ko Lung-lung, pemilik bengkel Dokter Mobil, mengungkapkan praktik ini kerap dilakukan oknum showroom nakal.

"Kalau namanya showroom mau nakal supaya mesinnya terdengar halus dia tinggal isi oli kental aja... Lu isi 15W-50 aja, oli diesel zaman bahala nih, oli diesel yang versi tua yang diesel-diesel tua itu yang masih pakai bospam... itu gua jamin langsung anteng," jelas Ko Lung-lung.

Oli kental spesifikasi diesel tua seperti 15W-50 atau 20W-50 memang mampu meredam suara kasar dari mesin bensin yang sudah aus. Akibatnya, mesin yang seharusnya berisik atau memiliki knocking terdengar halus dan "anteng" saat dihidupkan. Kondisi asli mesin baru ketahuan setelah oli diganti dengan spesifikasi standar.

Langkah Antisipasi Sebelum Membeli

Untuk menghindari jebakan ini, calon pembeli wajib melakukan beberapa langkah. Pertama, jangan hanya mendengar suara mesin saat kondisi oli masih penuh. Kedua, bawa mobil ke bengkel spesialis untuk melakukan engine diagnostic atau kompresi test. Ketiga, jika memungkinkan, mintalah penjual untuk mengganti oli terlebih dahulu dengan spesifikasi standar pabrik (biasanya 10W-40 atau 5W-30 untuk mobil bensin) sebelum test drive final.

Selain mesin, perhatikan juga kondisi transmisi manual atau otomatis, sistem pendingin (radiator), dan sasis yang rawan karat pada mobil seusia ini. Dengan inspeksi yang teliti, SUV legendaris ini bisa menjadi kendaraan harian yang andal tanpa menguras kantong.

Reporter: Yasir
Sumber: suara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top