BENGKULU SELATAN — Aplikasi PPDB daring SMKN 1 Bengkulu Selatan mengalami gangguan berulang sejak dibuka awal pekan ini. Pantauan di lapangan, laman pendaftaran kerap tidak bisa diakses atau tiba-tiba berhenti di tengah proses pengisian data.
Hingga Rabu (19/2), total pendaftar tercatat mencapai 1.200 orang, jauh melampaui daya tampung sekolah yang hanya 360 kursi. Rasio pendaftar per kursi kini 3,3 banding 1, dan angka itu terus bertambah setiap jam.
Lonjakan Trafik di Jam Sibuk Picu Server Kolaps
Pihak sekolah mengidentifikasi puncak gangguan terjadi pada pukul 08.00–10.00 WIB dan 13.00–15.00 WIB. Pada rentang waktu itu, ribuan pengguna mengakses server secara bersamaan, menyebabkan halaman hang atau gagal menyimpan data.
“Kami sudah koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menambah kapasitas bandwidth. Tapi lonjakan di hari pertama memang di luar perkiraan,” ujar Kepala SMKN 1 Bengkulu Selatan, Ahmad Fauzi.
Calon Siswa dan Orang Tua Mengeluh di Media Sosial
Keluhan warga ramai di grup WhatsApp dan Facebook komunitas Bengkulu Selatan. Banyak orang tua mengaku sudah mencoba berkali-kali sejak subuh namun gagal masuk ke sistem.
Salah seorang warga Kecamatan Kota Manna, Siti Rahma, mengatakan ia sudah mengisi data anaknya tiga kali. “Tiba di langkah terakhir, tiba-tiba error. Data hilang, harus ulang dari awal lagi,” katanya.
Beberapa calon siswa memilih datang langsung ke sekolah untuk meminta petunjuk teknis. Pihak SMKN 1 membuka posko bantuan di ruang komputer sekolah sejak Senin lalu.
Dinas Pendidikan Bengkulu Selatan Siapkan Langkah Antisipasi
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan, Hendra Gunawan, menyatakan pihaknya telah meminta tim teknis melakukan pengecekan server setiap malam. Ia juga mempertimbangkan membuka jalur pendaftaran offline jika error terus berlanjut hingga akhir pekan.
“Kami tidak ingin ada calon siswa yang dirugikan karena masalah teknis. Opsi manual sedang kami siapkan sebagai cadangan,” ujar Hendra.
PPDB online SMKN 1 Bengkulu Selatan dijadwalkan berlangsung hingga 28 Februari 2026. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan melalui laman resmi sekolah dan papan pengumuman di masing-masing kecamatan.