BENGKULU — Gubernur Bengkulu Helmi Hasan secara khusus menyebut Lamine Yamal, pemain muda yang membawa Spanyol juara Piala Dunia, sebagai contoh nyata bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk go international. Ia mengatakan pesan ini penting untuk menepis rasa rendah diri yang kerap menghinggapi pelajar di daerah.
Mengapa Gubernur Pilih Lamine Yamal?
Helmi menilai figur Yamal relevan karena prestasinya diraih di usia yang sama dengan para pelajar SMA atau mahasiswa baru. "Final Piala Dunia, siapa yang menang, Spanyol. Ada anak muda yang usia 19 tahun yang sudah mengguncangkan dunia. Coba bayangkan," ujarnya di Bengkulu, Selasa.
Ia menekankan bahwa yang perlu ditiru bukan sekadar kemampuan bermain bola, melainkan mentalitas juara yang dimiliki pemuda asal Spanyol tersebut. "Kita ingin agar putra-putri Bumi Merah Putih juga bisa seperti itu, tidak harus menjadi pemain bola, bisa di bidang yang lain," kata Helmi.
Karakter Pemenang Versi Gubernur Bengkulu
Menurut Helmi, ada enam karakter utama yang membentuk kesuksesan generasi muda: kepercayaan diri, usaha tanpa kenal menyerah, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman, keberanian tampil, kedisiplinan, dan keseimbangan dengan nilai-nilai norma serta religiusitas. Ia menyebut kombinasi inilah yang membedakan seorang pemenang dari yang lain.
"Pengingat ini mengembalikan semangat mereka kalau mereka ini adalah putra-putri Merah Putih yang sebenarnya tidak kalah dengan putra-putri Spanyol, dengan putra-putri Jakarta, Jawa Barat, dan lain-lain," tegasnya.
Panggung Kehormatan untuk Generasi Baru
Helmi menilai pelajar Bengkulu memiliki potensi besar untuk tampil di panggung kehormatan, baik nasional maupun internasional, sesuai minat dan bakat masing-masing. Pemerintah daerah, lanjutnya, bertugas menyediakan dukungan kebijakan dan motivasi agar ruang pengembangan kemampuan generasi muda semakin luas.
Ia juga mengingatkan bahwa era tokoh-tokoh besar seperti Lionel Messi telah berlalu. "Sehebat apa pun manusia ada masanya. Saya juga pengagum mereka, tapi ada masanya, mereka sudah selesai. Sekarang saatnya generasi baru, begitu juga generasi muda kita," ujar Helmi.
Gubernur berharap momentum keberhasilan Lamine Yamal bisa menjadi cambuk bagi pemuda Bengkulu untuk berani mengambil peran dan bersaing di level global. "Tentu saja ini menjadi momentum bagi pemuda-pemudi untuk naik ke panggung-panggung kehormatan. Sebenarnya kita sudah layak tampil ke panggung kehormatan," pungkasnya.