BENGKULU — Panitia Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bengkulu merilis 15 kandidat yang memenuhi syarat administrasi. Mereka akan bersaing dalam serangkaian uji kompetensi untuk mengisi posisi pengelola zakat tingkat kota.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu yang juga Ketua Panitia Seleksi, Medy Pebriansyah, menegaskan seleksi administrasi merupakan gerbang awal penyaringan. Seluruh peserta wajib mengikuti tiga agenda penilaian yang telah dijadwalkan panitia.
Ke-15 kandidat yang lolos adalah H. Erwin Jorhanes, M.Pd; Dr. H. Z. Abidin, MH; Salman Risnandar, SE; H. Uyun, M.Pd.I; Drs. Irsan; Albahri, M.Si; Etra Yunardi, S.Kom; Dr. Iip Aripin, SP, M.TPd; Meriyani, S.IKom, MH; Indah Budiyanti, ST; Fery Irawan, SE; Amir Mukadar, M.E.Sy; Satria Budi, SE; Nopianto, SP; serta Muhammad Suradi Ramadhan Situmorang, S.Fil.I.
Tiga Tahap Seleksi Digelar Serentak pada 3 September 2026
Rangkaian seleksi kompetensi berlangsung satu hari, Kamis, 3 September 2026. Agenda yang mencakup tes pengetahuan dasar dan penulisan makalah ini menjadi instrumen mengukur kapasitas calon dalam mengelola lembaga zakat.
"Bagi nama-nama yang telah dinyatakan lulus tahapan administrasi, selanjutnya akan mengikuti seleksi kompetensi, tes pengetahuan dasar, dan penulisan makalah," ujar Medy Pebriansyah.
Mengapa Tahapan Ini Krusial bagi Pengelolaan Zakat Kota?
Penyaringan ketat memastikan Baznas Kota Bengkulu dipimpin figur yang paham regulasi sekaligus mumpuni secara manajerial. Kualitas kepemimpinan lembaga ini berdampak langsung pada efektivitas penghimpunan dan pendistribusian zakat kepada mustahik.
Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen menjaring kandidat terbaik melalui mekanisme transparan. Para peserta diimbau mempersiapkan diri mengikuti setiap agenda seleksi sesuai ketentuan yang ditetapkan panitia.