BENGKULU — Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) untuk Juni 2026 menunjukkan pergeseran peta persaingan. Toyota Kijang Innova, dengan menggabungkan varian Innova Reborn dan Innova Zenix (bensin serta hybrid), menempati posisi pertama dengan distribusi dari pabrik ke dealer mencapai 4.967 unit. Pencapaian ini sekaligus memutus dominasi Toyota Avanza yang selama ini identik sebagai mobil terlaris di Tanah Air.
Di posisi kedua, Toyota Avanza membukukan 3.675 unit, disusul Toyota Calya di urutan ketiga dengan 3.578 unit. Ketiganya memastikan Toyota tetap menguasai puncak pasar otomotif nasional. Namun, kejutan terbesar datang dari Jaecoo J5 EV yang menempati peringkat keempat dengan 3.041 unit. Capaian ini menjadi sinyal paling kuat bahwa minat konsumen Indonesia terhadap kendaraan listrik berbasis baterai mulai melonjak signifikan.
Posisi kelima hingga ketujuh masih dihuni model-model konvensional. Toyota Veloz mencatat 2.698 unit, Daihatsu Sigra 2.578 unit, dan Toyota Rush 2.374 unit. Ketiganya membuktikan bahwa segmen MPV dan LCGC tetap menjadi fondasi utama penjualan mobil di Indonesia. Sementara itu, Honda Brio yang menggabungkan varian Satya dan RS harus puas di peringkat sembilan dengan 1.873 unit.
Mobil listrik kembali menunjukkan taringnya lewat BYD Atto 1 yang membukukan 2.249 unit dan bertengger di posisi kedelapan. Tak kalah menarik, BYD M6 DM sebagai pendatang baru langsung menembus 10 besar dengan 1.825 unit, unggul tipis dari Honda Brio. Masuknya tiga model elektrifikasi—Jaecoo J5 EV, BYD Atto 1, dan BYD M6 DM—ke dalam daftar ini mengonfirmasi bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia tidak lagi sekadar ceruk.
Berikut 10 mobil dengan distribusi terbanyak periode Juni 2026 berdasarkan data Gaikindo: