Pencarian

BYD Atto 1 Generasi Terbaru Terekam di MIIT China, Dimensi Mendekati Dolphin

Sabtu, 11 Juli 2026 • 23:58:01 WIB
BYD Atto 1 Generasi Terbaru Terekam di MIIT China, Dimensi Mendekati Dolphin
BYD Atto 1 generasi terbaru tampil dengan dimensi lebih besar dan tenaga motor meningkat signifikan.

BENGKULU — Dokumen resmi Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China yang dirilis pekan lalu membeberkan spesifikasi BYD Atto 1 generasi terbaru. Mobil listrik mungil yang sempat menjadi primadona di Indonesia ini kini tak lagi sekadar city car murah.

Ukuran Bodi Membesar 425 mm, Wheelbase Kini 2.650 mm

Perubahan paling fundamental ada di dimensi. BYD Atto 1 terbaru memiliki panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.570 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.650 mm — bertambah 150 mm dari model sebelumnya.

Dengan pertumbuhan panjang total hingga 425 mm, posisi Atto 1 kini mengancam ruang BYD Dolphin. Konsekuensinya, kabin diprediksi jauh lebih lapang dan nyaman untuk penggunaan harian di perkotaan.

Motor Baru 127 hp, Bukan Lagi 75 hp

Bukan cuma badan yang berubah. BYD menyematkan motor listrik permanent magnet synchronous berkode TZ164XYB buatan Zhengzhou BYD Auto Co., Ltd. Tenaga maksimumnya melonjak ke 127 hp, naik signifikan dari model lama yang hanya 75 hp.

Kecepatan puncak berdasarkan data sertifikasi MIIT tercatat 150 km/jam. Sumber energi masih mengandalkan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang dirakit Shaoxing FinDreams Battery Co., Ltd.

Fitur ADAS Lebih Canggih, LiDAR Mulai Diuji

Dokumen MIIT juga menunjukkan opsi kamera tambahan di area lampu rem tinggi (high-mounted stop lamp). Indikasi ini memperkuat dugaan bahwa sistem bantuan berkendara (ADAS) mengalami peningkatan.

Sebelumnya, prototipe Seagull dengan sensor LiDAR sempat terlihat menjalani uji jalan di China. Artinya, varian tertentu kemungkinan besar akan mengadopsi fitur semi-otonom yang sebelumnya hanya ada di model BYD yang lebih mahal.

Kompetisi Makin Ketat, Atto 1 Butuh Pembaruan

Di Indonesia, Atto 1 saat ini dibanderol Rp 199 jutaan dan menjadi salah satu EV terlaris bersama Jaecoo J5. Namun, catatan penjualan ritel Seagull di China pada periode sama hanya 9.825 unit — angka yang relatif kecil untuk standar BYD.

Dengan dimensi yang mendekati Dolphin, tenaga yang nyaris dua kali lipat, serta potensi ADAS yang lebih matang, BYD jelas ingin memperlebar jurang dengan kompetitor di segmen mobil listrik perkotaan.

Belum ada konfirmasi kapan versi terbaru ini akan mendarat di Indonesia. Namun, melihat siklus peluncuran BYD yang agresif, bukan tidak mungkin Atto 1 anyar hadir di GIIAS 2026 mendatang.

Bagikan
Sumber: otodriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks