Pencarian

7 Malam Beruntun Militer AS Hentikan Serangan ke Iran, Blokade Laut di Pelabuhan Masih Berlanjut

Sabtu, 18 Juli 2026 • 14:28:31 WIB
7 Malam Beruntun Militer AS Hentikan Serangan ke Iran, Blokade Laut di Pelabuhan Masih Berlanjut
Pasukan militer Amerika Serikat mengakhiri tujuh malam serangan berturut-turut terhadap Iran pada 17 Juli pukul 9:30 malam waktu setempat.

BENGKULU — CENTCOM mengumumkan penghentian serangan pada 17 Juli pukul 9:30 malam waktu setempat. Dalam pernyataan resmi di platform media sosial X, CENTCOM menyebut operasi tersebut menyasar kapabilitas maritim dan gudang senjata bawah tanah Iran.

Lebih dari 50.000 personel militer AS masih ditempatkan di seluruh Timur Tengah. CENTCOM menyebut pasukan tetap dalam status siaga tinggi dan siap melancarkan serangan balasan kapan saja.

Blokade Laut Iran Masih Berlangsung

Meski serangan udara dihentikan, blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran belum dicabut. Sejak Selasa (14/7), AS memberlakukan larangan transit bagi kapal-kapal yang menuju atau meninggalkan wilayah pesisir Iran.

Blokade ini menjadi faktor utama meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz dalam beberapa pekan terakhir. Kedua negara saling melancarkan serangan meskipun nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan telah ditandatangani.

Target Serangan: Gudang Bawah Tanah hingga Pengawasan

CENTCOM merinci bahwa serangan tujuh malam itu menyasar empat jenis target utama. Pertama, situs pengawasan elektronik. Kedua, infrastruktur logistik militer. Ketiga, penyimpanan senjata bawah tanah. Keempat, kapabilitas maritim Iran.

“Pasukan AS menargetkan situs pengawasan, infrastruktur logistik militer, penyimpanan senjata bawah tanah, dan kapabilitas maritim selama serangan terbaru tersebut,” tulis CENTCOM dalam unggahannya.

Berbagai aset militer dikerahkan, termasuk pesawat tempur, drone udara, dan kapal perang. Belum ada laporan resmi dari pihak Iran mengenai jumlah korban atau kerusakan akibat serangan itu.

Di Bawah Arahan Trump, Blokade Diperketat

Militer AS menyatakan operasi ini dilakukan atas perintah Presiden Donald Trump. CENTCOM menegaskan bahwa mereka terus menuntut pertanggungjawaban Iran di bawah arahan presiden.

“Pasukan AS mengakhiri tujuh malam serangan berturut-turut terhadap Iran pada 17 Juli pukul 9:30 malam ET,” bunyi pernyataan CENTCOM.

Ketegangan di kawasan Teluk Persia diperkirakan masih akan berlanjut. Nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan belum mampu menghentikan saling serang antara kedua negara.

Bagikan
Sumber: bengkulu.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks