BENGKULU — Sebanyak tujuh tim dari berbagai sekolah di Provinsi Bengkulu bersaing ketat di Festival Musikalisasi Puisi 2026. Ajang tahunan yang digelar Balai Bahasa Provinsi Bengkulu ini menggunakan tema “Melihat Laut Membentang Biru” dengan puisi wajib karya Asrul Sani berjudul “Anak Laut”.
Penyerahan hadiah berlangsung di Aula Raflesia, Jalan Timur Indah III, Sidomulyo, Kota Bengkulu. Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Andriana Yohan, membuka acara didampingi Kepala Subbagian Umum, Mariam Tomy, dan jajaran dewan juri. Para pemenang hadir bersama pelatih serta guru pendamping dari sekolah masing-masing.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 21 Juli 2026, tiga sekolah berhasil meraih podium tertinggi. Pemenang I diraih SMA Sint Carolus Kota Bengkulu, disusul SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah di posisi kedua, dan SMK Negeri 5 Kota Bengkulu sebagai juara ketiga.
Tiga juri yang menilai seluruh finalis adalah Denis Kurniawan, S.Pd. (praktisi), Andriana Yohan, S.S., M.A. (Balai Bahasa Provinsi Bengkulu), dan Pandu Dian Samaran, S.Pd. (praktisi). Setiap tim diwajibkan mengirimkan dua video penampilan: satu puisi wajib dan satu puisi pilihan.
Dua tim terbaik—SMA Sint Carolus Kota Bengkulu dan SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah—akan langsung mewakili Provinsi Bengkulu di Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional Tahun 2026. Ajang nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli 2026.
Balai Bahasa Provinsi Bengkulu berharap partisipasi sekolah-sekolah di daerah terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Festival ini menjadi salah satu upaya melestarikan sastra dan budaya melalui musikalisasi puisi di kalangan pelajar.