Honda Super-ONE Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Cuma 100 Unit untuk Indonesia Sepanjang Tahun

Penulis: Yasir  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 07:13:31 WIB
Honda Super-ONE resmi diperkenalkan di GIIAS 2026 dengan alokasi hanya 100 unit untuk pasar Indonesia sepanjang tahun ini.

BENGKULU — Peluncuran Honda Super-ONE di GIIAS 2026 langsung menyita perhatian, bukan cuma karena bentuknya yang imut, melainkan juga karena kuota yang sangat terbatas. Dari total produksi global, Indonesia cuma kebagian jatah 100 unit untuk 2026. Angka ini kecil jika dibandingkan dengan antrean di Negeri Sakura yang sudah tembus 12.000 unit hanya dalam dua bulan sejak peluncuran di sana.

Alokasi Terbatas, Bukan untuk Semua Orang

Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM Yusak Billy menyebut alokasi minim ini bukan tanpa alasan. “Di Jepang, pemesanannya sudah tembus 12.000 unit. Jadi, untuk alokasi ke Indonesia jumlahnya sangat terbatas,” katanya di sela GIIAS 2026.

Billy juga menegaskan Super-ONE tidak dirancang sebagai mobil massal. “Mungkin mobil ini bukan untuk dimiliki semua orang. Tapi benar-benar untuk mereka yang ingin merasakan bedanya berkendara mobil listrik yang berbeda dengan mobil listrik lainnya,” ujarnya. Artinya, Honda sengaja membidik segemen penggemar setia yang mencari pengalaman berkendara unik, bukan sekadar kendaraan harian.

Baterai 29,6 kWh dan Simulasi Transmisi 7 Percepatan

Dari sisi teknis, Super-ONE dibangun di atas platform N-Series yang sudah dimodifikasi. Mobil ini dibekali baterai 29,6 kWh dengan klaim jarak tempuh 274 kilometer berdasarkan standar WLTP. Meski angka ini tergolong standar untuk mobil kota, Honda menyelipkan kejutan pada sistem penggeraknya.

Super-ONE menawarkan lima mode berkendara: Econ, City, Normal, Sport, dan Boost. Pada mode Boost, tenaga maksimum mencapai 93 tenaga kuda. Yang menarik, mobil ini dilengkapi simulasi transmisi tujuh percepatan yang dipadukan dengan Active Sound Control. Fungsinya untuk menghadirkan sensasi perpindahan gigi dan suara mesin yang menyerupai mobil konvensional—sebuah pendekatan yang jarang ditemui di mobil listrik lain.

Harga Baru Diumumkan Awal Agustus, Status CBU dari Jepang

PT HPM belum membeberkan banderol resmi Super-ONE untuk Indonesia. Harga baru akan diumumkan pada 5 Agustus 2026. Yang jelas, unit yang dijual di Tanah Air berstatus completely built-up (CBU) dari Jepang, sehingga harganya dipastikan berbeda dengan harga di Jepang yang berkisar Rp390 juta.

President Director PT HPM Masano Kataoka menyebut peluncuran ini bukan sekadar seremoni. “Ini adalah pernyataan tentang arah masa depan Honda,” katanya. Dengan hanya 100 unit, Super-ONE jelas bukan mobil yang bisa ditemui setiap hari di jalan. Bagi konsumen yang mengincar kelangkaan dan karakter berkendara khas Honda, ini bisa jadi tawaran yang sulit ditolak—asalkan bergerak cepat begitu harga diumumkan.

Reporter: Yasir
Sumber: pontianakpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top