REJANG LEBONG — Sebanyak 150 santri Pondok Pesantren Insan Mulia Curup menerima bantuan beras dari Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) BMH Hidayatullah Perwakilan Bengkulu. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian BMH bersama para donatur terhadap pemenuhan kebutuhan dasar santri selama menempuh pendidikan.
Bantuan tersebut diberikan langsung di lingkungan pesantren yang berlokasi di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Rabu (26/8/2026). Para santri yang menjadi penerima merupakan anak-anak yang tengah aktif mengikuti kegiatan mengaji dan menghafal Al-Qur'an.
Kepala Perwakilan BMH Bengkulu, Hendrianto, menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kelancaran proses pendidikan di pesantren. Menurutnya, asupan gizi yang cukup akan berpengaruh pada konsentrasi dan semangat para santri dalam belajar.
“Alhamdulillah, melalui amanah dari para donatur, BMH Bengkulu dapat kembali hadir membantu kebutuhan pangan para santri. Semoga bantuan ini memberikan manfaat dan menjadi keberkahan bagi para donatur yang telah menitipkan amanahnya melalui BMH,” ujar Hendrianto dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).
Pengasuh Ponpes Insan Mulia Curup, Ustadz Beta, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang telah disalurkan. Ia menilai dukungan logistik seperti ini sangat berarti bagi operasional pesantren dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri.
Ustadz Beta berharap sinergi antara BMH, para donatur, dan pihak pesantren dapat terus terjaga ke depannya. Dengan begitu, semakin banyak kebutuhan santri yang bisa terbantu melalui program-program kolaboratif serupa.
Melalui penyaluran bantuan ini, BMH Bengkulu berharap para santri dapat menjalani proses belajar dan pembinaan dengan lebih tenang. Setiap butir beras yang disalurkan diharapkan menjadi keberkahan yang menguatkan langkah para santri dalam menuntut ilmu.
Lebih jauh, bantuan ini juga diyakini menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi para donatur. BMH Bengkulu berkomitmen untuk terus menjadi jembatan antara para dermawan dan masyarakat yang membutuhkan di wilayah Provinsi Bengkulu.